Lobi-Lobian Tokoh Papua dengan Presiden: Istana Hingga Otonomi Khusus Diberikan

0

PolitikToday– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan akan segera membangun Istana Kepresidenan di Papua. Rencana pembangunan istana itu masuk anggaran 2020.

Janji itu disampaikan Jokowi saat menerima sejumlah tokoh Papua dan Papua Barat melakukan audiensi dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9) kemarin. Sebanyak 61 tokoh yang hadir kemarin merupakan representasi dan mewakili komponen tokoh dari adat, gereja, organisasi, akademisi mahasiswa, wanita, dan pemuda. Sementara, Jokowi didampingi Menko Polhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Menlu Retno Marsudi, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Lahan 10 Hektar Disumbangkan

Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Jayapura Abisai Rollo sebagai ketua rombongan menyampaikan sejumlah permohonan, di antaranya tentang pembangunan Istana Kepresidenan di ibu kota Papua, Jayapura. Ia juga menyampaikan, akan menyumbangkan lahan seluas 10 hektare kepada negara untuk dibangun Istana Presiden.

“Kalau Bapak Presiden dengan kebijakan memindahkan ibu kota ke Kalimantan, maka saya minta dengan hormat untuk bangun Istana Presiden di Papua. Sehingga, Bapak Presiden dalam lima tahun ini jadi presiden pertama yang berkantor di Istana Presiden di Papua,” kata Abisai Rollo.

Presiden Akan Bangun Istana di Papua

Presiden kemudian mengatakan akan memenuhi permintaan tersebut. “Mulai tahun depan Istana akan dibangun (di Papua),” ujar Jokowi. Ia kemudian menanyakan kembali soal kesiapan tanah seluas 10 hektare yang dijawab dengan penegasan oleh Abisai Rollo.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasio nal (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan, pihaknya akan menindaklanjuti kajian pembangunan istana kepresidenan di Papua itu.

Kan cuma (kajian) bikin istana, tapi detailnya saya tidak tahu. Kalau bangun istana nanti, ya dibangun tak masalah. Kita follow up untuk rencana penganggaran 2020,” kata Bambang. Soal berapa kebutuhan dana yang dibutuhkan untuk membangun istana di Jayapura, Bambang mengaku masih membutuhkan kajian mendalam.

Baca juga  Inkonstitusional Ambang Batas Pencalonan Presiden

Pertemuan di Istana kemarin adalah salah satu yang paling intensif digelar Jokowi selepas gelombang unjuk rasa menolak rasialisme yang sebagian berujung kericuhan di Papua dan Papua Barat akhir bulan lalu. Dalam aksi-aksi tersebut, mencuat juga tuntutan kemerdekaan Papua yang dianggap belum sejahtera di bawah NKRI.

Sembilan Poin Lainya Rakyat Papua

Dalam pertemuan kemarin, rombongan juga menyampaikan sembilan poin permintaan masyarakat Papua dan Papua Barat. Di antaranya, mereka meminta pemerintah melakukan pemekaran sehingga ada lima provinsi di lima wilayah adat di Papua dan Papua Barat. Selain itu, membentuk badan nasional urusan Tanah Papua, penempatan pejabat-pejabat eselon I dan II di kementerian dan lembaga, pembangunan asrama nusantara di seluruh kota studi, serta jaminan keamanan seluruh mahasiswa Papua.

Selain itu, mereka juga meminta agar usulan RUU Otonomi Khusus) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020, meminta Presiden menerbitkan inpres untuk pengang katan ASN honorer di Tanah Pa pua, mempercepat Palapa Ring Timur Papua, mengesahkan lembaga adat perempuan dan anak Papua, serta membangun Istana Presiden di Jayapura.

Pemekaran di Beberapa Wilayah

Soal pemekaran wilayah, Jokowi menyanggupi dengan syarat tak terlalu banyak. “Tapi, Bapak menyampaikan, tambahan lima. Ini total atau tambahan? Saya iya, tapi mungkin tidak lima dulu. Mungkin kalau tidak dua atau tiga,” kata Jokowi. Jokowi menjelaskan, pemerintah perlu melakukan kajian pemekaran wilayah terlebih dahulu.

Presiden juga berjanji sebanyak seribu sarjana asal Papua akan diterima di perusahaan BUMN ataupun perusahaan swas ta yang besar lainnya. “Saya bangga waktu saya ke Kalifornia, AS, saya bertemu 12 mahasiswa dari Papua. Bukan pintar-pintar, sangat pintar-pintar. Waktu saya ke New Zealand juga ketemu, lebih dari 10 mahasiswa dari Tanah Papua di New Zealand. Pintar-pintar. Di Australia ketemu juga dengan mahasiswa,” ujar Jokowi.

Baca juga  SBY dan Keluarga Menerima Petugas KPU dan Panwas di Cikeas

(yt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here