Sekjen PPP Tegaskan RKUHP Tidak Akan Dibahas Ulang

0
Sekjen DPP PPP, Arsul Sani
Sekjen DPP PPP, Arsul Sani

PolitikToday – Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menegaskan tidak akan ada pembahasan ulang Rancangan Undang-Undang KUHP (RKUHP). Termasuk pembahasan pasal-pasal bermasalah seperti zina dan penghinaan presiden.

Menurut Arsul, Komisi III DPR hanya akan mengubah redaksional untuk memperjelas agar tidak lagi menjadi salah tafsir.

“Enggak ada yang dihapus, paling redaksi atau formulasi dan penjelasannya saja yang disempurnakan,” beber Sekjen PPP ini, Selasa (5/11/2019).

Sosialisasi dan penyempurnaan RUU KUHP itu, kata Arsul, akan dilakukan usai masuk dalam Prolegnas.

“Ya akan dibahas begitu Prolegnas Lima Tahunan dan Prolegnas Prioritas ditetapkan,” tandasnya.

Sebelumnya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membuka peluang membahas kembali pasal-pasal bermasalah dalam RKUHP.

Namun Ketua Komisi III DPR Herman Hery mengatakan pihaknya bukan membahas total melainkan mensosialisasikan pasal-pasal yang dianggap kontroversial ke masyarakat.

Sosialisasi ini akan menyasar berbagai kelompok masyarakat, terutama para mahasiswa yang sempat berdemo dan memprotes.

“Disosialisasikan ke semua kelompok masyarakat,” ujar Herman, Selasa (5/11/2019).

(rt)

Baca juga  Bamsoet Ungkap Demo Rusuh Tolak RKUHP Bukan Mahasiswa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here