Menag Ngotot Sertifikasi Majelis Taklim Harus Jalan Terus

0
menag fachrul razi

PolitikToday – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menolak mencabut Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim. Dia mengklaim peraturan itu sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah.

“Saya enggak ada niat sedikit pun untuk mencabut itu, sudah bagus,” kata Razi usai menghadiri Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019 di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Razi memastikan PMA akan terus berjalan. Bagi Razi, Penolakan atau dukungan terhadap suatu kebijakan adalah hal wajar.

“Terus. Semua bagus banyak yang dukung kok. Kalau yang suka enggak dukung pasti ada,” tegasnya.

Namun Razi membahtah bahwa PMA Majelis Taklim itu sebagai bentuk intervensi negara atas masyarakat. Pasal-pasal di dalam PMA tersebut dinilai sudah bagus.

“Pasal mana yang mengawasi, enggak ada pasal yang mengawasi bagus banget kok,” ujarnya.

Plt Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Syafrizal memberi penjelasan soal keharusan majelis taklim melakukan pendaftaran ke Kemenag di daerahnya. Hal itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) 29/2019 tentang Majelis Taklim.

Meskipun sifatnya wajib, Syafrizal mengungkapkan tidak ada sanksi bagi majelis taklim yang tidak mendaftar ke Kemenag.

“Hanya saja, secara administrasi tidak memenuhi syarat. Kalau tidak memenuhi, ya tidak dapat SKT. Karena syarat administrasinya tidak memenuhi, maka urusan ke Kemenag, Pemda, jika ada bantuan, tentu tidak akan dapat. Jadi harus memenuhi syarat dulu,” tutur dia.

Syafrizal mengatakan, Kemenag pun tidak mempersoalkan majelis taklim yang memang sejak awal enggan melakukan pendaftaran.

 “Enggak apa-apa, ya konsekuensinya tentu dia akan kesulitan apabila ngaju-ngajuin kerja sama dengan pemerintah,” ucapnya.

(rt)

Baca juga  Penanganan Radikalisme di Tangan Kabinet Eksperimen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here