Tersangka Suap Meikarta Minta Perlindungan Jokowi

0
meikarta

PolitikToday – Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto yang berstatus tersangka KPK dalam dugaan suap proyek Meikarta minta perlindungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Toto, akrab disapa, menganggap penindakan terhadap dirinya merupakan sikap KPK yang sekehendak hati.

“Saya sebagai anak bangsa, saya memohon perlindungan Pak Jokowi terhadap kesewenang-wenangan yang saya alami,” katanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/12).

Selain itu, Toto juga berharap kepada pimpinan KPK yang baru agar tidak terjadi lagi kasus rekayasa seperti yang dialaminya.

“Dan saya berharap, ke depan kepada Pimpinan Pak Firli, tak ada lagi rekayasa-rekayasa yang seperti saya alami saat ini,” lanjutnya.

Diketahui, KPK hari ini memperpanjang penahanan Bartholomeus Toto hingga 40 hari ke depan untuk kepentingan mengusut dugaan suap terkait perizinan proyek Meikarta. Perpanjangan penahanan dihitung sejak 10 Desember 2019 mendatang.

Selain menyebut nama Presiden Jokowi dan Ketua KPK yang baru, Firli Bahuri, Toto juga menyinggung laporannya ke Polresta Bandung yang melaporkan mantan anak buahnya Edi Dwi Soesianto atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

Toto diketahui juga melayangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Ya sudah (mengajukan praperadilan). Kalau (kapan waktunya) itu, pendamping hukum saya. Kalau nggak salah tanggal 16,” ungkapnya.

Toto bersama Sekretaris Daerah Jawa Barat nonaktif Iwa Karniwa sebelumnya ditetapkan KPK sebagai tersangka pada Senin, 29 Juli 2019. Ia diduga memberi suap Rp 10,5 miliar kepada mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin untuk memperoleh kemudahan izin pembangunan proyek Meikarta.

(bs)

Baca juga  Pengamat : Jangan Pilih Calon Kepala Daerah Korupsi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here