Demo Dewi Tanjung Cs Bermotif Dendam Kesumat, Netizen Naikkan Tagar #DemoDibayarTapiAmbyar

0
demo-pro-dan-kontra-anies-baswedan
Pendukung Gubernur Anies Baswedan dari Jawara Betawi

PolitikToday- Aksi tuntut Gubernur Anies Baswedan mundur dari jabatannya yang prakasai oleh politisi PDI Perjuangan, Dewi Tanjung dan penggiat media sosial, Abu Janda di depan Balaikota DKI Jakarta kental dengan unsur dendam politik.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Ormas Pengacara dan Jawara Bela Umat (Pejabat), Ustaz Eka Jaya. Dia mengungkap aksi demo yang kemudian diarahkan ke kawasan Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat tidak objektif.

Eka menyebut, aksi Dewi Tanjung Cs ini bukan kritik membangun, melainkan dendam kesumat karena belum move on dari Pilkada DKI 2017 silam, mengingat kelompok tersebut bukan pendukung Anies.

“Saya melihat demo yang dipimpin Dewi Tanjung Cs ini sebuah aksi yang belum move on dengan kepemimpinan Anies dan menyalahkan banjir di Jakarta dilimpahkan kepada Anies,” ungkap, Selasa (14/1/2020).

Netizen menanggapi aksi demo ini dengan menaikkan tagar #DemoDibayarTapiAmbyar.

Demo yang ditenggarai sebagai sensasi dan massa aksi yang dibayar dengan jumlah Rp. 40.000,-, termasuk nasi bungkus dan transport yang dipersiapkan membawa masa aksi.

“Lagi bikin sensasi apa lagi nih, peserta demo kok tidak lebih banyak dari warga satu RT, lalu katanya mau demo turunin Gubernur Jakarta. Antara demo dan sedang melucu, sangat sulit untuk dibedakan.. Ambyar…”cuit @OpanMin0n

Tanggapan tentang bayaran demo kepada remaja, lebih murah dari harga seekor ayam.

“Harga diri di bayar 40k,?, awokwokwok rendahan kali kau, kalah sama 1 ekor ayam hargnya:’V” cuit @AzrilFazriansy2

Disaat yang sama aksi bela Anies juga datang dari Jawara Betawi yang tidak terima aksi Dewi Tanjung.

Baca juga  Anies Baswedan Buka Acara Jakarnaval

(hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here