Demokrat Ingin Gulirkan Hak Angket Untuk Mendorong Pansus Jiwasraya

0
Benny K
Anggota Fraksi Demokrat Benny K Harman

PolitikToday – Fraksi Partai Demokrat di DPR memilih pansus dibandingkan panja untuk penyelesaian kasus Jiwasraya. Bahkan, Demokrat berencana akan menggulirkan hak angket.

“Kami sudah melihat. Kita lihat dulu. Kita sedang menyiapkan untuk mengambil prakarsa pembentukan mengajukan penggunaan hak angket bisa di pansus. Demokrat sedang mematangkan wacana untuk membentuk pansus angket Jiwasraya,” kata anggota Komisi III DPR RI F-PD Benny K Harman, Kamis (16/1).

Berdasarkan Peraturan DPR 1/2014 tentang Tata Tertib, hak angket ialah hak DPR untuk menyelidiki pelaksanaan suatu UU dan/atau kebijakan pemerintah yang penting, strategis, dan berdampak luas yang diduga bertentangan dengan peraturan. Hak angket diusulkan oleh minimal 25 anggota dan lebih dari 1 fraksi.

Benny menilai, kasus Jiwasraya sudah terstruktur dan sistematik serta melibatkan sejumlah tokoh yang berada di lingkaran kekuasaan. Oleh karena itu, menurut Benny kasus Jiwasraya tidak bisa hanya selesai di panja apalagi ditangani mandiri oleh Kejaksaan Agung.

“Panja itu internal silahkan. Ini kasus kejahatan yang sistematik struktur kasus ini, sistematik efeknya juga sistemik juga melibatkan sejumlah tokoh yang berada di lingkaran kekuasaan. Karena ini apabila kasusnya hanya di tingkat panja tidak cukup,” ujarnya.

“Kedua, kalau hanya ditangani kejaksaan tentu tidak efektif karena kejaksaan di bawah presiden. Kasus Jiwasraya ini kalau kita melihat orang-orangnya pernah ada yang diangkat menjadi orang penting di lingkaran istana,” lanjut Benny.

Selain Demokrat, F-PKS merupakan salah satu pihak yang juga ikut mendorong pansus dalam penyelesaian kasus Jiwasraya. Menurut Mardani Ali Sera, goncangan yang ditimbulkan oleh Jiwasraya sudah sepatutnya di bawa ke pansus.

“Melihat beban keuangan negara yang luar biasa besar, magnitude kasus ini layak jadi pansus. PKS yakin ada partai lain yang akan membersamai karena rakyat menunggu langkah tegas parlemen,” ujarnya.

Baca juga  Kasus Jiwasraya; “Curhatan” Jaksa Agung dan Kekhawatiran Invertor Asing

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here