Pertaruhan Integritas KPK Menyeret Hasto Menjadi Tersangka

0
kantor-kpk-dan-spanduk-berani-jujur-hebat
Pemasangan spanduk berani jujur hebat si gedung KPK.

Moto KPK ‘Berani Jujur Hebat’ menjadi ujian integritas bagi pimpinan KPK dibawah komando Firli Bahuri dan Dewan Pengawas KPK. Mereka adalah para petinggi KPK hasil perubahan ke-2 Undang-Undang KPK yang telah disetujui oleh Presiden Jokowi.

Selama ini ‘Berani Jujur Hebat’ telah menjadi kekuatan moral KPK untuk melaksanakan kewajibannya. Berbekal moto ini, KPK terbukti sukses memasangkan rompi kuning bagi petinggi-petinggi partai yang korup. Bahkan sekalipun mereka berada di lingkaran utama kekuasaan seperti Idrus Marham, Setyo Novanto dan Romahurmuziy.

Saat ini KPK muncul dengan wajah format baru. Bahkan Dewan Pengawas ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi. Sehingga mestinya KPK makin berintegritas dan kuat untuk melaksanakan fungsi pemberantasan korupsi. Termasuk menetapkan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus suap terhadap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan.

OTT KPK terhadap Wahyu telah membuka potensi keterlibatan Hasto. Pasalnya, Saeful sebagai staf khusus Hasto turut terjaring dalam penindakan KPK itu. Suap untuk memuluskan pergantian antar waktu (PAW) caleg dari PDI Perjuangan ini telah membuka permainan curang yang dilakukan oleh petinggi PDI Perjuangan. Wahyu pun menjawab tegas ketika menyepakati persengkongkolan itu. “Siap mainkan!” katanya.

Adalah pakem KPK bahwa OTT tidak berdiri sendiri. Operasi bukan sekadar menangkap orang sebagai pelaku suap beserta orang suruhan. Juga ada tim penyidik yang bertugas menyita dokumen-dokumen penting dan memburu pelaku lainnya. Hal inilah yang tempo hari terjadi di Kantor DPP PDI Perjuangan.

Kegagalan penyidik KPK untuk masuk dan menggeledah kantor Hasto di kantor DPP PDI Perjuangan adalah bukti melempemnya integritas KPK. Diperkuat dengan pernyataan Dewan Pengawas bahwa tim KPK baru akan melakukan penggeledahan pekan depan. Padahal, makin lama waktu penggeledahan, makin besar kemungkinan bukti-bukti terkait sudah dilenyapkan.

Baca juga  Masinton Tuding KPK Kerahkan Buzzer untuk Serang Lawan

Kisah miris juga terjadi kepada penyidik KPK yang dihalang-halangi ketika hendak menciduk Hasto di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian. Mereka dikerjai, bahkan sampai dipaksa tes urine. Kejadian ini menambah bukti bahwa integritas KPK melempem. Bukan makin kuat sejak dipimpin oleh Firli Bahuri yang berlatar belakang polisi.

Publik membaca adanya indikasi kebohongan dalam dua kegagalan tim KPK terkait dua kejadian di atas. Bahkan bisa dianalisis ada sisi gelap yang disembunyikan oleh KPK. Terutama setelah kaburnya Harun Masiku ke Singapura sebelum OTT dilancarkan. Sedangkan Hasto, yang menyandang jabatan Sekjend PDIP, yang diduga kuat merupakan sutradara kasus suap ini masih bebas melakukan aktifitas politik. Bahkan berani tampil ke publik.

KPK mesti memeriksa Hasto. Bukan hanya membangun opini dengan berbagai dalih yang tidak masuk akal dan keluar dari pakem OTT KPK. Jika hal ini tidak dilakukan maka motto KPK ‘Berani Jujur Hebat” bisa dikatakan sudah mati.

Maka dengan ini kita mesti menebar bunga atas kematian integritas pimpinan KPK dan Dewan Pengawas Ternyata KPK gentar menghadapi PDI Perjuangan yang kader-kadernya saat ini sedang berkuasa di DPR RI dan menjabat Presiden RI.

Oleh: Ahmad Baidhawi, Penggiat Anti Korupsi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here