Polisi: Dia Dalam Pengaruh Obat-Obatan, Netizen: Bukankah Lutfi Dalam Tahanan Polisi?

1
lutfi
Lutfi memegang bendera merah putih saat aksi menolak RUU KPK di depan DPR/MPR, Jakarta Pusat

PolitikToday- Terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Dede Lutfi Alfiadi, mengungkapkan pernah disetrum dan dipukuli saat menjalani pemeriksaan oleh polisi. Hal itu diungkapkan di depan hakim saat persidangan lanjutan.

Polisi pun membantah bahwa adanya penyiksaan saat pemeriksaan terhadap Lutfi. Kapolres Kombes Pol Audie S Latuheru mengungkapkan saat diamankan Lutfi dalam kondisi terpengaruh obat-obatan.

“Dia dalam pengaruh obat-obatan saat diamankan itu. Saya sudah cek ke anak buah. Kejadian kan pada September,” ucap Audie diMapolda Metro Jaya, Rabu (22/1/2020)

Netizen menanggapi pernyataan Polisi lewat time line Twitter dengan mengikutkan tagar#RezimMudharatUnfaedah.

“Nah loh ?! Cerita apalagi ini, jika benar Lutfi pakai obat-obatan kenapa ceritanya baru muncul sekarang ? Guys..kalian percaya pengakuan Lutfi atau Pak Polisi?,” cuit @liem-Id membaca pemberitaan media kumparan dengan judul berita “Polisi Bantah Siksa Lutfi: Dia Dalam Pengaruh Obat-obatan”.

“Kalo di kantor polis dalam pengaruh obat2An…yang cekokin siapa dong?,” cuit @MMargani5

“Dari menangkap dan hukum anak-anak dengan dakwaan yg berubah2 dan dibantah sejak dulu aja udah GAK BISA DIPERCAYA. Kasus ini hanya jadi preseden buruk untuk institusi polri dan kejaksaan!!! Bahwa hukum di negara ini sewenang2, pilah-pilih, tumpul ke yang beruang dan berkuasa, tajam ke bawah!” cuit @KavindraOemar

 

“Ini dari tuduhan, 1. Lempar batu, 2. Nyamar pake seragam STM, 3. Penggunaan Obat-obatan,” cuit @AntiJkw

“Rezim yang lahir dari kecurangan, pasti Allah tidak ridhoi, makanya kekacauan di mana-mana, fitnah dan hoax dimana mana. Jangan bangga dengan kecurangan, balasan Allaah tuh pedih,” cuit @rahmaniarbaftim

“Bagaimana mungkin bocah yang selama ini dalam tahanan polisi bisa konsumsi obat-obatan?” cuit @JamalBoegis

(hz)

Baca juga  Kasus Asabri, Sonny Widjaja: Pak Polisi “Tolong” Tagih Kerugian Investasi Rp11,4 T

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here