Kasus Suap Harun Masiku, ICW: Sumbatan Penanganan Perkara, Ada di Pimpinan KPK

0
ICW Donal Fariz

Politik Today – Polemik buron kasus suap pergantian antar waktu (PAW) di KPU, Harun Masiku sebenarnya ada di pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Penilaian itu diungkapkan oleh peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz.

“Justru sumbatan penanganan perkara ini ada di pimpinan KPK,” katanya di Kantor Kementerian Dalam Negeri, 19 Februari 2020.

Menurut dia, selama pimpinan KPK tidak serius mengembangkan kasus suap yang menyeret eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan tersebut keberadaan Harun tak akan terdeteksi.

Donal juga menyebutkan, salah satu bukti ketidakseriusan pimpinan KPK dalam mengusut kasus Harun Masiku adalah ingin mengembalikan penyidik Rossa Purbo Bekti ke Kepolisian.

Dia mempersoalkan urgensi keputusan pimpinan KPK itu sebab Rossa adalah penyidik yang dari awal menangani kasus Harun Masiku.

Apalagi, Donal meneruskan, Polri tidak meminta Rossa pergi dari KPK dan kembali pulang ke Polri.

“Ada benturan kemauan dari pimpinan KPK untuk tidak tuntaskan kasus itu.”ungkapnya.

Sebelumnya, dikabarkan juga bahwa dalam kasus pencarian Harun Masiku ini, Badan Intelijen Negara (BIN) dikabarkan tidak ikut dalam pencarian tersangka KPK tersebut.

Perihal tersebut diutarakan oleh Direktur Informasi dan Komunikasi BIN Wawan Purwanto yang menyatakan Kepala BIN Budi Gunawan tidak mengintervensi kasus dugaan suap eks caleg PDIP Harun Masiku.

“BIN bekerja untuk kepentingan negara, bukan kepentingan pribadi atau golongan. Begitu juga dengan Kepala BIN bekerja profesional di bawah UU dan sumpah intelijen,” ujar Wawan 8 Februari 2020.

Wawan menyatakan BIN menghormati proses hukum yang dilakukan KPK terhadap Harun Masiku. BIN, kata dia, juga tidak mempengaruhi proses hukum yang menjerat kader partai politik mana pun.

“BIN diawasi oleh Komisi Intelijen dan DPR dalam masalah kinerja, serta BPK dalam pertanggungjawaban budget. Tidak benar bahwa BIN berpihak terkait kasus Harun Masiku,” ucapnya.

Baca juga  Yasona Masuk Tim Hukum PDIP, Wasekjen Demokrat: Nanggung. Ibu Megawati Perintah Saja Petugas Partainya Hardik KPK

(YR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here