Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8,4 M Untuk 5 Orang WNI Yang Ditahan, Mahfud Anggap Biasa

0
Mahfud MD: Hakim Tidak Adil dan Korupsi Bisa Dipenjara
Menkopolhukam Mahfud MD

PolitikToday – Kelompok bersenjata Abu Sayyaf di selatan Filipina dilaporkan meminta tebusan 30 juta Pesao (sekitar Rp 8,4 miliar) atas lima warga Indonesia (WNI) yang ditawan. Kelima WNI itu saat ini sudah sebulan ditawan milisi tersebut.

Menurut Komandan Komando Mindanao Barat, Letjen Cirilito Sobejana, permintaan tebusan itu diketahui setelah anak buahnya yang bertugas di Sulu menyadap pesan dari para penyandera.

Menurut Sobejana, kelompok penyandera mengontak perusahaan tempat kelima WNI itu bekerja sebagai nelayan. Dia mengatakan informasi itu juga diterima oleh petugas penghubung perusahaan tersebut yang berada di Filipina.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut permintaan uang tebusan oleh kelompok Abu Sayyaf merupakan hal yang biasa.

“Biasa sih Abu Sayyaf, hanya berubah angka saja. Tiap kali menyandera orang selalu minta uang,” kata Mahfud, Kamis (5/3).

Kendati demikian, Mahfud mengaku belum menerima informasi perihal permintaan uang tebusan dari kelompok Abu Sayyaf. Dia hanya mengetahui permintaan itu dari media-media yang memberitakan.

“Nanti ya hari ini saya cari informasinya,” kata dia.

(bs)

Baca juga  Untuk Kontrol Pemerintahan, Mahfud MD Harap PKS Tetap Jadi Oposisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here