Demokrat dan PKS Sepakat Tolak Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen

0
hinca-pandjaitan

PolitikToday– Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan ada diskusi yang mendalam soal ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam pertemuan partainya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kediaman Presiden Keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/3) malam. SBY, Demokrat, dan PKS memiliki pandangan yang sama soal ambang batas parlemen.

Ia mengatakan kesamaan pandangan, yakni agar tidak dinaikkan menjadi 7 persen dari semula 4 persen. “Kami punya pandangan yang sama. Kami menolak usulan 7 persen, apalagi kalau dimaksudkan hanya karena alasan penyederhanaan. Esensi PT yang sekarang ada 4 persen itu sudah ideal karena merepresentasikan keberagaman bangsa Indonesia,” kata Hinca kepada wartawan.

Menurut Hinca, kedaulatan rakyat yang beragam harus terwakili di parlemen. Karena, itu menyangkut esensi hak asasi warga negara untuk dipilih dan memilih.

“Jangan abaikan, ini perintah dan jaminan konstitusi,” ujar dia.

Setelah diskusi panjang soal ambang batas parlemen, Hinca mengatakan SBY dan Demokrat juga berdiskusi panjang soal ambang batas partai politik dalam mencalonkan Presiden (presidential threshold) dengan PKS. Ia mengatakan, SBY berpandangan bahwa idealnya presidential threshold itu adalah nol persen.

(YT)

Baca juga  PKS Ingatkan Jokowi Tak Berafiliasi Politik di Tahun 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here