DPR Minta Pilkada Serentak 2020 Perlu Dikaji Ulang

0
sufmi-dasco-ahmad-pimpinan-dpr
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad

PolitikToday–  Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai wabah virus corona atau Covid-19 berpotensi mengganggu pelaksanaan Pilkada serentak 2020, yang berlangsung di 270 daerah baik provinsi maupun kabupaten/ kota. Sufmi mengatakan DPR meminta pemerintah untuk mengkaji pelaksanaan pilkada serentak.

“DPR meminta pemerintah untuk mengkaji pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di tengah menjalarnya wabah COVID-19,” kata Dasco kepada wartawan.

Kajian itu, menurutnya terkait apakah pelaksanaan Pilkadaserentak 2020 dimundurkan atau tetap sesuai agenda yang sudah disepakati, dengan catatan memberlakukan mekanisme tertentu guna menghindari penyebaran virus tersebut.

Dasco juga meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta masyarakat sipil yang bergerak dalam isu kepemiluan untuk duduk bersama membuat kajian khusus.

“Langkah itu dalam rangka merancang mekanisme pelaksanaan Pilkadaserentak 2020 di tengah menjalarnya wabah COVID-19 yang sudah menjadi pandemi secara global,” ujarnya.

Menurutnya, mekanisme pilkada yang dirancang ini adalah alternatif dari pemerintah apabila COVID-19 masih menjadi wabah. Sufmi menilai langkah antisipatif dengan membuat model kampanye melalui media sosial, penyebaran gagasan, program dan janji kampanye sementara dilakukan lewat media massa atau platform lain yang tidak memerlukan tatap muka langsung.

(yt)

Baca juga  Wow, DPR Setujui Bahas RUU Omnibus Law Cipta Kerja: Dewan Manfaatkan Situasi Pandemi Corona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here