Gejayan Kembali “Memanggil”, Rapat Parlemen Jalanan Menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja Akan Digelar 9 Maret 2020

0
gejayan

PolitikToday – Elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bersatu (ARB) Yogyakarta berencana menggelar Rapat Parlemen Jalanan menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja pada 9 Maret 2020 mendatang.

Gelaran aksi akan diikuti berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa dan terpusat di sepanjang Jalan Gejayan, Yogyakarta, mulai pukul 14.00 WIB.

Humas ARB Yogyakarta, Kontra Tirano menganggap sudah waktunya menggelar akasi menolak Omnibus Law. Menurutnya, RUU “Sapu Jagad” ini tidak ada sosialisasi yang jelas dan rinci sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat dan kalangan buruh.

“Kita harus turun ke jalan untuk menolak dan menggagalkan Omnibus Law,” ujarnya Tirano di Yogyakarta, Jumat (6/3).

Ketua Serikat Buruh Korwil DIY Dani Eko Wiyono mengatakan buruh bakal ikut serta dalam aksi. Dia yakin RUU Omnibus Law memang bakal menyusahkan buruh dan menguntungkan investor jika disahkan.

Menurutnya, alasan Pemerintah akan mengundang banyak investor masuk ke Indonesia itu tidak berimplikasi apa pun bagi buruh. Terlebih, ada wacana penghapusan penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), serta penghilangan pesangon, dan jaminan sosial bagi buruh.

“Langkah yang paling tepat saat ini adalah melawan dengan suara rakyat suara,” anggapnya.

RUU Omnibus Law dikritik oleh berbagai kalangan. Sejauh ini, naskah RUU Omnibus Law sudah diberikan pemerintah kepada DPR untuk dibahas lebih lanjut.

(bs)

Baca juga  Rugikan Pekerja, Ini 5 Aturan RUU Cipta Kerja Yang Menjadi Sorotan Sepekan Terakhir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here