Gunduli Rambut Bersama Tolak Corona, Wali Kota Solo: Orang Jawa Bilang Tolak Bala

0
Walikota Solo Cukur Gudul

PolitikToday- Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan wakilnya Achmad Purnomo beserta jajaran pejabat di Kota Solo dari tingkat Kepala Dinas hingga Camat menggelar aksi potong rambut untuk menolak bala.

Hal ini berdasarkan tradisi jawa, menggunduli rambut menjadi simbol membuang kesialan. Kesialan yang dimaksud di antaranya, wabah corona yang kian meluas di Indonesia.

Aksi potong rambut bersama ini, dilakukan di Rumah Dinas Walikota Solo, Loji Gandrung, Rabu (25/3/2020) sore.

Aksi potong gundul ini dilakukan usai rapat koordinasi bersama sejumlah kepala dinas dan direksi RSUD Bung Karno Surakarta yang dilaksanakan di tempat yang sama.

Selain dari eksekutif, beberapa orang dari Fraksi PDIP PDIP Solo juga mengikuti aksi tersebut.

“Semua pejabat yang laki-laki saya minta ikut cukur gundul ini. Kalau orang jawa bilang tolak bala,” ungkap Rudy.

Dalam tradisi jawa, menggunduli rambut bagian ruwatan membuang kesialan. Rudy menerangkan kepala yang gundul juga berarti menghilangkan pikiran kotor dari kepala para pejabat yang menangani wabah Covid-19 di Solo.

“Namanya ikhtiar, berbagai hal kita lakukan. Orang boleh percaya boleh tidak. Saya sendiri juga punya tuhan kok,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo mengaku baru kali ini seumur hidup memotong habis rambutnya, setelah sebelumnya ia pernah lakukan saat ibadah haji.

“Seumur hidup baru satu kali ini saya cukur gundul kecuali waktu tahallul,” katanya.

(hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here