Hastag #RezimTutupiCorona Trending, Netizen: Sungguh Biadab Jika Rezim Menutupi Kasus

0
Hastag Rezim Sumbunyikan Corona
Aksi Panic Buying akibat virus corona.

PolitikToday- Tagar #RezimTutupiCorona menjadi trending dari siang sampai sore di media sosial Twitter pada Rabu, 4 Maret 2020. Netizen memprotes tentang penaganan oleh Presiden Jokowi dan permintaan terhadap Pemerintah Kota Depok sempat diminta tak umumkan dahulu terkait adanya warga yang terjangkit virus Corona Covid-19.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Depok, Hardiono mengaku kaget sudah banyak di media terkait informasi warga Indonesia yang positif kena virus Corona. Padahal, pemerintah pusat sempat minta jangan disampaikan dahulu informasi tersebut.

“Saya dapat pesan dari staf ahli kementerian, dan katanya jangan disampaikan dahulu. Saya dikasih informasi untuk kabar selanjutnya. Ternyata, sekarang di media sudah cukup banyak. Saya tanya, info dari mana, semalam katanya enggak boleh ngomong. Infonya ternyata dari wartawan istana,” jelas Hardiono.

Kemudian Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung mengumumkan bahwa ada dua warga terjangkit virus Corona setelah berinteraksi dengan warga Jepang usai mengunjungi Jakarta dan dinyatakan positif Corona setelah dia di Malaysia.

“Ditelusuri dan ketemu. Sudah ditemukan ternyata orang yang telah terkena virus Corona ini berhubungan dengan dua orang. Seorang ibu 64 tahun, dan putrinya 31 tahun. Kita cek pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapati laporan dari Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif Corona,” kata Presiden Jokowi.

Warganet protes dan menyuarakan keresahan dengan meramaikan hashtag #RezimTutupiCorona.

“Sungguh Biadab jika rezim menutupi kasus wabah virus mematikan yang terjadi diwilayahnya,” cuit akun @maldhaddad.

https://twitter.com/maldhaddad/status/1235143422660317184

“Pilihlah pemimpin yang takutkan Allah. Yang minta dibantu menegak kebenaran. Yang minta ditegur kalau ia bersalah. Yang tidak menyebut apa jua jasanya. Yang tidak banyak membuat janji manis,” cuit akun @muthijairoi.

https://twitter.com/muthijairoi/status/1235143215268782081

“Gegayaan mau pindah ibukota, ngurus masker aja gak becus!,” cuit akun @satriapiningi7.

“Setelah krisis kepercayaan kini negara mengalami krisis masker,” cuit akun @chevi_hid.

“Asing dari negara terdampak corona dibiarkan masuk ke dalam negeri. Sementara Kepala Daerah bahwakan warganya, diminta tidak menyiarkan kabar isu corona. Kami tidak panik! Tapi kami harus tetap waspada! Kami tidak mau mati konyol dalam kedunguan!,” cuit akun @pamungkas82.

Sampai berita ini ditulis, telah 23K Tweets.

Baca juga  Poin Penting Silaturahmi SBY dan Jokowi

(hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here