Indonesia Harus Belajar dari Singapura, Alokasi Buzzer Dievaluasi Lagi

0
virus corona mematikan

PolitikToday–  Pemerintah disarankan agar meniru langkah-langkah Singapura terkait dengan masalah wabah corona atau Covid-19. Alokasi dana APBN untuk buzzer sebaiknya dievaluasi lagi.

“Efek Covid-19 ini besar sekali, bukan hanya bagi perekonomian, tapi bagi kehidupan masyarakat sehari-hari. Jadi, tidak perlu dielaborasi lagi,” kata ekonom INDEF, Dradjad Wibowo, kepada wartawan.

Dradjad menyarankan Indonesia mengikuti langkah Singapura. Meski, harus diakui ada perbedaan Indonesia dengan Singapura. Pasalnya, Singapura hanya negara pulau dengan ukuran yang kecil, PDB per kapitanya sangat tinggi, serta sektor kesehatannya menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Karena itulah, banyak langkah Singapura yang sulit dijalankan efektif di Indonesia.

“Tapi, tidak ada salahnya Indonesia mencoba semaksimal mungkin langkah-langkah tersebut,” ungkap Dradjad, yang sudah beberapa tahun melakukan penelitian kesehatan masyarakat dan membuat tesis masternya di bidang ekonomi kesehatan tentang pencegahan penyakit menular.

Dradjad mengatakan, hal yang harus diperhatikan, selain penanganan epidemiologis dan medis, Singapura mengelola informasi dengan ketat, tetapi terbuka dan akurat. Hal ini dilakukan untuk mencegah ketakutan dan kepanikan. “Karena kedua faktor ini bisa merusak banyak hal. Selain itu, tujuannya agar masyarakat percaya bahwa negara mampu menangani wabah coronavirus dengan baik,” ungkap Dradjad.

(yt)

Baca juga  Perpu Kebijakan Keuangan Negara Lemahkan Posisi Pemerintah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here