Jaring Pengaman Ekonomi Pemerintah Kanada Hadapi Corona, Rp9,8 Juta per 2 Minggu Untuk Buruh & Karyawan

0
investasi

PolitikToday – Wabah pandemi virus corona (Covid-19) di berbagai belahan dunia terus menggerogoti ekonmi global. Sejumlah kebijakan seperti social distancing hingga lockdown membuat pergerakan ekonomi berhenti terutama untuk para buruh dan karyawan.

Bergerak cepat, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menluncurkan bantuan bagi para buruh dan pekerja yang terdampak wabah virus corona. Dikutip dari Reuters, Justin berencana menggelontorkan dana hingga 27 miliar dolar Kanada atau setara dengan Rp 294 triliun untuk kebijakan tersebut.

“Tidak perlu ada warga negara Kanada yang khawatir dengan bayaran sewa mereka atau belanja sembako di saat-saat sulit seperti ini,” kata Justin pada Rabu 18 Maret 2020 lalu.

Selain itu, Pemerintah Kanada juga akan mengucurkan bantuan tambahan sebanyak 55 miliar Kanada atau setara dengan Rp 599 triliun untuk penangguhan pajak. Total bantuan yang diberikan melebihi 3 persen dari anggaran belanja negara Pemerintah Kanada.

“Kebijakan ekonomi (tersebut) akan memberi kepastian pemulihan ekonomi setelah ini. Pemerintah kita bisa mempersiapkan lebih dari itu,” ucap Justin saat menggelar pengumuman di halaman rumahnya.

Secara rinci, pemerintah akan memberikan setiap pekerja insentif hingga 900 dolar Kanada per dua minggu atau setara dengan Rp9,8 juta. Insentif ini dimaksudkan untuk mendorong setiap pekerja untuk tetap berada di rumah atau mensukseskan program social distancing.

Insentif ini difokuskan pada buruh dan karyawan, tidak termasuk penerima tunjangan pengangguran serta keluarga miskin penerima bantuan ataupun kebijakan-kebijakan pemerintah lainnya.

Kebijaka terbaru, Pemerintah Kanada memutuskan untuk membantu industri hiburan dengan membayar 75 persen upah produser televisi dan film yang terkena imbas virus corona.

(bs)

Baca juga  Kritik Bantuan Presiden, Fadli Zon: Enggak Perlu Pakai Logo Pencitraan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here