Jokowi Belum Keluarkan Perpres Terkait Virus Corona, Dede Yusuf: Perpres Menegaskan Indonesia Serius Menangani Kasus Ini

0
Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi
Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi.

PolitikToday- Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi menyerukan Presiden Joko Widodo untuk segera menerbitkan peraturan presiden (perpres) terkait penanganan virus corona (Covid-19) yang berkategori KLB.

Menurut Dede Yusuf, Jokowi mesti ikuti langkah sejumlah negara dengan penerbitan peraturan penanganan virus corona.

“Saya rasa sudah saatnya pemerintah keluarkan perpres terkait penanganan (virus corona), di mana negara lain sudah lakukan itu,” kata Dede Yusuf, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Alasan Dede Yusuf, penerbitan perpres tentang penanganan virus corona akan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain itu, lanjut Dede, penerbitan regulasi itu juga akan menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia serius dalam menghadapi virus corona.

“Selain untuk memberikan rasa aman kepada rakyat, (perpres) juga memberikan ketegasan kepada dunia bahwa Indonesia serius menangani kasus ini,” ujarnya.

Namun, pendapat berbeda disampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR Netty Prasetiyani. Ia mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah memiliki pedoman penanganan virus corona. Menurutnya, permasalahan dalam penanganan virus corona soal manajemen komunikasi.

“Sebetulnya, kalau pedoman penanganannya sudah ada ya, Kemenkes sudah bikin pedoman penanganan covid-19 sebetulnya. Masalahnya mungkin itu tadi, di manajemen komunikasi saja,”kata Netty.

Dia menyatakan pemerintah perkuat manajamen komunikasi yang mengedukasi masyarakat terkait virus corona. Menurut dia, pemerintah dalam manajemen komunikasinya harus menjamin penanganan virus corona dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah dalam manajemen komunikasinya ikut memberikan cara-cara pencegahan virus corona sehingga masyarakat tidak mempercayai mitos-mitos yang beredar.

“Kalau pemerintah hadir di sana, melakukan manajemen komunikasi dan edukasi, saya pikir itu sudah cukup ya,” tukas Netty.

(hz)

Baca juga  Meski Ada Perppu Corona, KPK Tegaskan Bisa Jerat Pejabat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here