Jokowi Imbau Kerja & Ibadah di Rumah, Pemda Diizinkan Tentukan Status Daerah Terkait Corona

0
jokowi-terawan-corona-4

PolitikToday – Guna mencegah penyebaran infeksi virus corona (Covid-19) yang semakin masif, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengeluarkan imbauan agar seluruh instansi baik negeri hingga swasta menghindari kontak dekat. Kerja dari rumah, hingga ibadah di rumah, harus mulai dilakukan.

“Dengan kondisi saat ini, saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah dari rumah,” kata Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (15/3).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak panik serta tetap produktif selama melakukan kegiatan terpusat di rumah.

Pemerintah juga telah memastikan bahwa bahan kebutuhan pokok seperti beras dan minyak dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Inilah saatnya bekerja sama-sama saling tolong menolong dan bersatu padu, gotong royong, kita ingin ini menjadi gerakan masyarakat agar masalah covid 19 ini tertangani dengan maksimal,” tambahnya.

Untuk menerapkan kebijakan tersebut, Presiden Jokowi memperkenankan setiap daerah menentukan statusnya terkait wabah corona Covid-19 namun tetap berkonsultasi dengan pakar serta BNPB.

“Setiap daerah bisa menentukan statusnya apakah siaga darurat atau tanggap darurat non bencana alam, yang paling penting social distancing bagaimana kita menjaga jarak, dengan kondisi itu kita kerja dari rumah, belajar dari rumah,” tutupnya.

Dengan begitu, lama kebijakan kerja dari rumah atau belajar dari rumah akan disesuaikan oleh imbauan daerah masing-masing.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto mengkonfirmasi pasien yang dinyatakan positif corona atau Covid-19 bertambah 21 kasus, hal ini menambah total pasien positif corona menjadi 117 kasus.

“Per hari ini dari lab yang saya terima pagi ya, hari ini kita dapatkan 21 kasus baru dimana 19 di antaranya di Jakarta, 2 di Jawa Tengah,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan corona di Komplek Istana Negara, Minggu (15/3).

Baca juga  Tangkap dan Penjarakan Hasto

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here