Jokowi Masukkan Ahok Bakal Jadi Pemimpin Ibukota Baru, Pengamat: Cari Yang Lain Lah

0
ahok-dan-psi
Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

PolitikToday- Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, masuk calon pemimpin Ibukota baru di Kalimantan Timur (Kaltim).

Ibukota Negara tidak berada di bawah otoritas Gubernur Kaltim. Namun dibawah kendali pejabat setingkat menteri, dalam hal ini seperti Badan Otorita yang ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, menilai akan muncul polemik ditengah publik terkait isu Wakil Gubernur Jakarta era Gubernur Jokowi itu akan jika dijadikan pemimpin di ibukota baru.

“Itu akan mengundang perdebatan yang panjang dan tak produktif. Memang nggak ada yang lain?” ujar Ujang Komarudin, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Lebih lanjut, menurut Ujang Komarudin, Ahok masih melekat di ingatan publik sebagai sosok yang kontroversial. Dosen Universitas Al-Azhar Indonesia ini menyarankan tidak menjadikan Ahok sebagai pemimpin ibukota baru. Agar tidak ada perdebatan panjang. Apalagi, karena Ahok pernah terjerat kasus hukum.

“Banyak tokoh lain yang bersih, berintegritas dan kredibel. Bangsa ini habis energinya hanya urus soal seperti itu. Cari yang lain lah. Cari yang tak pernah bermasalah secara hukum,” harap Ujang Komarudin.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, hanya memberi senyum lebar saat dimintai konfirmasi soal pemimpin di wilayah ibukota baru.

“Nanti akan diumumkan. Presiden sudah menunjuk, yang saya tahu begitu. Tapi, biarlah nanti resmi diumumkan Presiden,” kata Luhut di Istana Negara, saat ditanya kemungkinan Ahok yang menjadi Kepala Otorita Ibukota Baru, Jumat (28/2/2020).

(hz)

Baca juga  Benarkah Indonesia Xenophobia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here