Kartu Prakerja Gagal Rilis Maret, Airlangga Ungkap Penyebabnya

0
Airlangga Hartanto

PolitikToday – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut program kartu prakerja belum bisa dirilis di tiga kota pada awal Maret ini. Hal itu disebabkan peraturan presiden (perpres) terkait belum diterbitkan.

“Masih menungu perpres,” ucap Airlangga, Kamis (5/3).

Menurut menteri yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar ini, ada dua perpres yang harus diterbitkan oleh pemerintah sebelum merilis kartu prakerja di tiga wilayah. Ada pun dua perpres itu mengenai kartu prakerja itu sendiri dan petugas pelaksana proyek (Project Manager Office/PMO).

“Perpres tentang ini (kartu prakerja) dan yang kedua itu tentang PMO,” katanya.

Sebelumnya, Airlangga mengatakan pemerintah akan mempercepat penerbitan kartu prakerja menjadi awal Maret 2020 dari sebelumnya yang direncanakan pada Agustus 2020 mendatang. Percepatan itu khusus dilakukan di tiga wilayah, yakni Bali, Sulawesi Utara, Kepulauan Seribu.

Ia bilang kartu prakerja akan menyasar dua juta penerima. Penerima itu terbagi atas dua kelompok.

Kelompok pertama, 1,5 juta penerima yang mendaftar secara digital melalui situs perekrutan program. Sisanya, 500 ribu penerima akan dijaring secara manual melalui pendaftaran langsung seperti melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan pusat pelatihan yang dimiliki oleh kementerian/lembaga dan swasta.

Penerima manfaat kartu prakerja nantinya akan mendapatkan pelatihan dengan nilai Rp3 juta-Rp7 juta. Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp10 triliun untuk kartu prakerja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

(bs)

Baca juga  Rachland Desak Pemerintah Keluarkan Ruangguru dari Pelatihan Prakerja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here