Kebijakan Darurat Sipil Jokowi Melawan Covid-19, Aktifis Muda Muhammadiyah: Tidak Layak Diadakan Darurat Sipil

0
jokowi

PolitikToday- Aktivis muda Muhammadiyah, Amirullah Hidayat menanggapi keputusan Jokowi terkait kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan kalau keadaan memburuk dapat menuju Darurat Sipil.

“Tindakan darurat sipil yang akan diambil Jokowi adalah suatu tindakan paling bodoh jika sempat dilakukan,” kata Amirullah Hidayat, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Kebijakan ini ditenggarai berperang dengan rakyat lapar, bukan berperang melawan virus corona (Covid-19) jika melakukan darurat sipil.

Sebelumnya, Presiden Soekarno pernah mengeluarkan kebijakan darurat sipil. Darurat sipil memang sangat dibutuhkan saat itu, karena situasi dan kondisi masih dalam keadaan perang dengan pemberontakan.

“Tetapi ini bukan keadaan perang, melainkan hanya melawan virus, jadi tidak layak diadakan darurat sipil,” ungkap Amirullah Hidayat.

Ditegaskannya lagi, kalau kebijakan darurat sipil yang dilaksanakan, berarti Jokowi mau berperang melawan rakyat yang lapar, bukan berperang melawan corona.

“Juga, darurat sipil menunjukkan pemerintah menolak bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat di tengah pandemik saat ini,” tegas Amirullah Hidayat.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Center for Social, Political, Economic and Law Studies (CESPELS), Ubedilah Badrun, mengatakan, harusnya pemerintah dalam kondisi wabah yang terus meluas, melaksanakan UU No. 6 Tahun 2018, setelah kebijakan PSBB adalah karantina wilayah, bukan lompat ke darurat sipil.

(hz)

Baca juga  Kalah di Pilkada Serentak, Senjakala Parpol Penguasa ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here