Kebut Persiapan Ibu Kota Baru, Luhut ‘Abaikan’ Rakyat Saat Darurat Pandemi Covid-19

0
Luhut Binsar Panjdaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjdaitan

Saat ini rakyat membutuhkan kerja nyata dan terukur dari para menteri Presiden Jokowi untuk berperang melawan covid-19. Mengurangi korban dari rakyat yang terpapar, ketersediaan Alat Pelindung Diri bagi tenaga medis, dan persiapan kelangkaan barang akibat berhentinya beberapa ekspor komoditi.

Namun fakta berkata lain. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, malah memastikan persiapan pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur terus berjalan di tengah penanggulangan pandemi virus corona.

Melalui juru bicara Luhut, Jodi Mahardi menyatakan bahwa pemindahan ibu kota masih on track. Dengan melibatkan Kementerian BUMN serta Kementerian Keuangan melakukan lobi dengan investor dan mitra join venture untuk pemindahan ibu kota yang ditarget selesai tahun 2024.

Semestinya, hal ini ditunda dan tidak dipaksakan untuk mengejar kinerja monumental fisik pembangunan ibu kota baru. Apalagi melibatkan beberapa birokrat kementerian untuk menggodok opsi-opsi terkait pembangunan ibu kota baru bersama dewan penasihat saat ini.

Wabah Covid-19 saat ini masa-masa paling kritis menjadi wabah menyeluruh ke seluru Indonesia. Pemerintahan Papua dengan tegas menutup penerbangan dan pelayaran masuk maupun keluar papua.

Tentu ini berkaca dan belajar dari kasus Itali yang terlambat, mengakibatkan banyaknya korban dari rakyat Itali dalam kurun waktu 50 hari semenjak awal suspect pertama ditetapkan.

Wabah Covid-19 seumpama belum matang, berbagai opsi-opsi belum terukur memutus mata rantai penyebaran. Pembatasan jarak fisik, aktifitas sosial belum mampu menurunkan grafik korban meninggal, positif terpapar dan mengurangi peta penyebaran.

Semestinya, Menteri Luhut Binjar Pandjaitan patuh dan tidak mengabaikan apalagi menggampangkan titah Presiden Jokowi yang saat ini lebih mementingkan rakyat Indonesia menghadapi wabah Covid-19.

Sebab, wabah ini tidak hanya bicara perancangan konsep penanggulangan, tapi bicara bagaimana menyelamatkan nyawa rakyat Indonesia. Sedangkan konsep desain dan semua hal tentang ibukota baru bisa ditunda, dipinggirkan sementara tahun.

Baca juga  309 Kasus dan 25 Orang Meninggal Karena Virus Corona, Jawa Barat Meningkat Dua Kali Lipat

Dan pembahasan pemindahan Ibu Kota baru proyek Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi saat ini. Sah mengabaikan nyawa rakyat Indonesia dan lebih memilih uang bagi investasi yang akan menjerat negara ke depan.

Oleh: Andito Kusuma, Penggiat & Relawan Penyakit Menular dan Wabah

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here