Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Said Didu: Banyak Masalah Teknis dan Hukum

0
said didu
Said Didu

Politik Today – Terdapat enam alasan mendasari penghentian selama dua minggu terhitung tanggal 2 Maret 2020 kemarin, pernyataan itu disamaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Beberapa di antaranya karena pembangunan proyek tersebut kurang memperhatikan kelancaran akses keluar masuk tol sehingga berdampak kemcetan, manajemen proyek yang kurang diperhatikan hingga berujung genangan air di Tol Jakarta-Cikampek, serta banjir karena buruknya drainase.

Namun tidak demikian menurut mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Said Didu. Ia bahkan sudah memprediksi proyek yang mulai groundbreaking tahun 2016 ini akan mangkrak.

“Perkiraan saya proyek KA cepat Jakarta-Bandung akan mangkrak karena investor China makin sadar bahwa tidak layak sehingga minta tambahan konsesi untuk bangun KA cepat Jakarta-Surabaya lewat lintas selatan,” kata Said Didu di akun Twitternya, 3 Maret 2020.

Selain itu, ia juga menduga BUMN kini sudah tidak mempunyai kemampuan untuk melanjutkan proyek senilai Rp 66,75 triliun itu.

“Ketiga, banyak masalah teknis dan hukum yang selama ini diabaikan,” tandasnya.

(YR)

Baca juga  Revisi Gugatan di MK, Prabowo-Sandi Persoalkan Jabatan Ma'ruf di BUMN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here