Malaysia Kucurkan Rp 928 Triliun Bantuan Ekonomi Hadapi Corona, Dari Pemotongan Biaya Listrik Hingga Internet Gratis; Indonesia Berapa dan Apa Saja?

0
muhyiddin-sebagai-perdana-menteri-pm-malaysia

PolitikToday –  Pemerintah Malaysia akan mengucurkan anggaran sebesar 250 miliar ringgit atau setara dengan Rp 928 triliun (Rp 3.713/ringgit). Anggaran ini untuk paket stimulus ekonomi untuk menanggulangi wabah virus corona. Hal ini diumumkan oleh Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Jumat (27/3/2020).

Nantinya, anggaran ini akan dialokasikan untuk beberapa sektor. Di mana 128 miliar ringgit digunakan untuk melindungi kesejahteraan rakyat, 100 miliar ringgit digunakan untuk mendukung bisnis seperti usaha kecil dan menengah.

Sebelumnya, Senin (23/3/2020), Pemerintah Malaysia juga telah mengumumkan alokasi total 600 juta ringgit untuk Departemen Kesehatan guna membeli peralatan medis dan menambah perawat.

Sebelumnya telah diumumkan kontribusi Dana Pegawai yang berusia di bawah 55 tahun, dapat menarik 500 ringgit hingga 12 bulan. Alokasi 130 juta ringgit juga juga telah diumumkan dan akan didistribusikan secara merata ke semua negara bagian, seperti dimuat The Star.

Ada pun alokasi paket stimulus tersebut akan diberikan kepada Kementerian Kesehatan sebesar 500 juta ringgit untuk meningkatkan pasokan peralatan medis dan sumber daya manusia.

Pemerintah juga akan menaikkan tunjangan khusus untuk para petugas kesehatan dari 400 ringgit menjadi 600 ringgit sebulan dari 1 April hingga pandemik berakhir.

Tunjangan tambahan sebesar 200 ringgit juga diberikan kepada petugas garda depan seperti polisi, imigrasi, dan Departemen Bea Cukai. Sebesar 1.600 ringgit akan diberikan dalam bentuk bantuan untuk rumah tangga dengan penghasilan di bawah 4.000 ringgit. Sebesar 200 ringgit akan diberikan satu kali pada siswa yang terdampak.

Mulai April hingga berakhirnya masa lockdown atau movement control order (MCO), internet akan digratiskan. Pemerintah juga mengalokasikan dana sebesar 530 juta untuk memberikan potongan 15 hingga 50 persen penggunaan listrik selama enam bulan. Pemerintah juga bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk menanggung biaya tes skrining Covid-19 dengan anggaran 8 juta ringgit.

Baca juga  Sultan HB X Minta Jangan Kucilkan Tenaga Medis yang Tangani Corona

Selain itu, dana tersebut juga dialokasikan untuk bantuan bagi UMKM dan para pekerja informal.

Terkait, Pemerintah Indonesia bakal kembali mengalokasikan anggaran tambahan pada paket stimulus ketiga untuk meredam dampak virus corona. Dalam dua stimulus yang sudah diluncurkan beberapa pekan lalu, total pemerintah sudah menggelontorkan anggaran mencapai Rp 158,2 triliun.

“Pemerintah terus dampingi komponen ekonomi kita agar tetap mampu bangkit dan selesaikan masalah ini,” kata Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, dalam konferensi pers online bersama BNPB di Jakarta, Kamis, (26/03/2020).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here