Nyawa Rakyat Kecil Terancam Corona, Tunda Bayar Utang dan Proyek Ibu Kota Negara

0
Ichsanudin Noorsy

PolitikToday – Pengamat ekonomi politik, Ichsanudin Noorsy, menilai ancaman kematian akibat pandemi virus corona (Covid-19) sudah meningkat. Kini, bisa dikatakan, ancaman kematian bukan hanya disebabkan karena virus corona saja. Tapi juga kematian karena kelaparan.

Pasalnya, pandemi corona sudah memberikan dampak negatif terhadap ekonomi yang cukup signifikan. Utamanya, bagi masyarakat berupah harian.

“Yang dihadapi sekarang oleh masyarakat kecil, persoalannya adalah mati karena kelaparan atau mati karena bencana kesehatan. Seperti ojek dan segala macam yang kerja harian itu berhadapan dengan itu sekarang,” ujar Ichsanuddin, Selasa (31/3/2020).

Karena itu, Ichsanuddin mengatakan, jaminan hidup masyarakat Indonesia saat ini berada di tangan Presiden Jokowi.

“Itu berarti harus kembali ke penyelesaian kekuasaan presiden,” tegas mantan anggota DPR RI tahun 1997-1999 ini

Ichsanudin Noorsy kemudian meminta Presiden Jokowi untuk menyetop pembayaran pokok dan bunga utang negara yang sejumlah Rp 646 triliun.

“Dunia mengakui bahwa sekarang ada bencana internasional. Berarti pembayaran pokok dan bunga utang luar negeri, termasuk dengan obligasi, itu bisa kita tunda. Itu berarti kita punya duit di satu sisi,” bebernya.

Kemudian di sisi yang lain, pemerintah juga sudah semestinya menghentikan alokasi anggaran untuk belanja pembangunan. Misalnya dana pembangunam infrastruktir dan pemindahan ibu kota baru.

“Termasuk mungkin belanja barang, bukan hanya belanja modal, tapi belanja barang kita hentikan saja. Kenapa? Karena orang bisa mati karena kelaparan atau mati karena bencana kesehatan,” pungkas Ichsanudin.

(rt)

Baca juga  Ragukan PSBB, Waketum Gerindra Minta Jokowi Kembali Ke Rencana Darurat Sipil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here