Omnibus Law, Kadin: Memang Ada Revisi Pesangon

0
RUU Cipta Kerja

Politik Today – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani mengakui, dalam Omnibus Law Cipta Kerja terjadi penurunan jumlah nilai pesangon yang diperoleh para pekerja atau buruh. Sebelumnya, pesangon yang diterima sebesar 34 kali menjadi hanya 28 kali gaji.

“Jadi memang ada di revisi di pesangon. Dia (pesangon) jadi kurang, dari 34 kali, sekarang kurang lebih 28 kali. Tetapi ada kepastian lain yang diberikan,” kata Rosan pada sebuah kedai kopi favorit Hotman Paris di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu 14 Maret 2020.

Menurutnya, RUU Cipta Kerja akan dibahas bersama DPR RI setelah masa reses berakhir pada 22 Maret mendatang. Meski pesangon turun, para buruh akan diuntungkan dengan adanya jaminan sosial, jaminan keselamatan dan pendidikan advokasi.

“Dulu kan nggak dapat,” imbuh Rosan.

Terkait Kebijakan penurunan jumlah nilai pesangon buruh, Rosan berujar bahwa langkah ini terpaksa diambil oleh pemerintah demi mendorong investasi Indonesia semakin bergairah. Karena menurutnya dari data yang ada, Indonesia merupakan termasuk negara tertinggi di dunia yang memberikan sejumlah nilai pesangon bagi para buruhnya.

“Kalau ini dibuka, bukan hanya teman-teman serikat buruh aja. Tapi teman-teman pengusaha juga ada protes juga awal-awal,” pungkasnya.

(YR)

Baca juga  Akademika FH UII akan Tetap Konsisten “Kawal” RUU Cipta Kerja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here