Pemerintah Terkesan Lamban Mitigasi Covid-19, Ibas: Ada Korban Dulu Baru Bertindak, Tidak Solutif

0
Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono
Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono

PolitikToday- Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) kritik pemerintah yang lamban dalam mendeteksi virus corona baru atau Covid-19 terus berdatangan dan telah jatuh korban, dua warga Depok positif corona.

Penyesalan cukup beralasan, sebab lantaran jauh sebelumnya, telah mengingatkan pemerintah akan bahaya virus corona. Kala itu, Ibas mengatakan bahwa Covid-19 bukanlah sembarang virus.

Virus asal Wuhan, China ini bisa mengancam kesehatan dan nyawa jika tidak disikapi dengan serius. Tidak hanya itu, dampaknya juga akan merembet ke perekonomian, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Untuk itu, diperlukan tim pengawasan khusus dimitigasi dengan cepat, tepat, dan solutif,” kata Ibas kepada awak media, Selasa (3/3/2020).

Saat ini ekonomi Indonesia mandeg, dan pendapatan devisa dari sektor pariwisata juga terguncang.

“Namun Apa yang terjadi! Ekonomi tidak bertumbuh, penjualan komoditas masih belum maksimal, pariwisata drop dan sekarang virus pun telah merambah ke Depok di Indonesia,” lanjut Ibas.

Dia mempertanyakan sikap pemerintah yang terkesan lamban mendeteksi kehadiran virus corona. Bahkan ada kesan upaya pemerintah menutup-nutupi masuknya wabah yang telah menyerang banyak negara tersebut.

“Apakah kita ingin terjadi korban dahulu baru bertindak?” tanyanya.

Lebih lanjut, Ibas berharap agar pemerintah kini proaktif dalam memberi informasi pada masyarakat yang panik. Termasuk memberi jaminan wilayah mana saja yang aman dari corona.

“Jangan sampai seperti kita hidup di area “zombie land” dengan ketidakpastian,” tutupnya.

(hz)

Baca juga  Tekor US$ 350 Juta, Neraca Dagang: April 2020 Impor Anjlok 19%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here