Peringatan Netizen Menggema, Naikkan Tagar #IndonesiaDiAmbangKebangkrutan: Rezim Yang Ugal-Ugalan

0
Indonesia dikuasai para maling

PolitikToday- Pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD yang meminta masyarakat abaikan berbagai kabar bohong tentang virus corona jenis baru Covid-19 di Indonesa, menjadi bagian yang ditanyakan oleh netizen siapa yang berbohong.

“Antara Mahfud MD & isu Corona, manakah yang terindikasi bohong?,” cuit akun @OpanMin0n

https://twitter.com/OpanMin0n/status/1234291316978143232

Terkait krisis ekonomi saat ini akibat krisis likuiditas dibeberapa sektor keuangan menjadi perhatian publik.

“Krisis ekonomi juga dipacu oleh krisis likuiditas di beberapa sektor keuangan negara dan juga beberapa BUMN-BUMN produktif yang terseret ke dalam kasus korupsi,” cuit akun @PolitkusBadut.

Netizen juga ikut mengomentari persoalan RUU Omnibus Law pasal 170 yang dibantah oleh dengan ‘salah ketik’.

“RUU Omnibus LAW ‘salah ketik’ hanya terjadi di pasal 170 (ayat1-3) yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undanganan, hal mana tak dapat PP bisa ubah ketentuan dalam UU. Apa kata pakar HTN? Salah ketik kok dalam pasal yang lengkap!,” cuit akun @aiek_esthreem__

https://twitter.com/aiek_esthreem__/status/1234291428567633920

Netizen juga menyoroti kebijakan yang tidak padu dan utuh pada kebijakan menggunakan uang rakyat untuk Staf khusus dan anggaran Rp. 72 milyar bagi buzzer Rp.

“Rezim yang ugal-ugalan, memakai uang yan tidak menguntungkan ke rakyat…BIPP unfaedah, Stafsus, 72 M bazzer RP, dll,” cuit akun @__Profesong.

“Sewajarnya lah bila rakyat harus berani menggugat rezim yang penuh ‘kepalsuan’. Berani Menggungat!,” cuit akun @DeniFaisal20.

Sampai berita ini diturunkan tagar #IndonesiaDiAmbangKebangkrutan, telah di tweets sebanyak 15.9K.

Baca juga  Sikapi Daerah Sudah Lockdown, Mahfud MD: Pemerintah Siapkan Rancangan PP Karantina Perwilayahan

(hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here