Said Didu Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Mangkrak

0
said didu

PolitikToday – Pemerintah baru-baru ini memutuskan untuk menghentikan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dengan sejumlah alasan. Mengutip pernyataan yang disampaikan Kementerian PUPR, ada enam alasan yang mendasari penghentian selama dua minggu terhitung tanggal 2 Maret 2020 kemarin.

Menanggapi hal tersebut, mantan Sekretaris Bdan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Said Didu sudah meprediksi proyek tersebut akan mangkrak.

“Perkiraan saya proyek KA cepat Jakarta-Bandung akan mangkrak karena investor China makin sadar bahwa tidak layak sehingga minta tambahan konsesi untuk bangun KA cepat Jakarta-Surabaya lewat lintasan selatan,” kata Said Didu di akun Twitternya, Selasa (3/3).

Selain itu, Said Didu juga menduga BUMN kini sudah tidak mempunyai kemampuan untuk melanjutkan proyek senilai Rp 66,75 triliun itu.

“Ketiga, banyak masalah teknis dan hukum yang selama ini diabaikan,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menganggap penghentian proyek kereta cepat tersebut sebagai bentuk kegagalan pemerintah dalam merancang infrastruktur.

“Itu bisa ditafsir gagalnya pemerintah merancang infrastruktur,” katanya, Senin (2/3).

Lebih jauh, pengamat politik ini menilai pemerintah ‘malas berpikir’ jika hanya melakukan upaya penghentian sementara proyek kereta cepat.

“Ini alasan pemerintah yang malas berpikir untuk menemukan solusi. Siapa pun yang bertanggungjawab program kereta cepat layak diproses secara hukum, jika memang alasan menyebabkan banjir dibenarkan. Karena itu menandai kesalahan prosedural,” ungkapnya.

Baca juga  Menteri PUPR Akui Proyek Kereta Cepat Penyebab Banjir di Bekasi

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here