Sebelum Wabah Corona Datang Flu Burung Sudah Ada, Tapi Tak Sepanik Sekarang

0
virus corona

Penyakit menular yang menyerang tanah air bukan kali ini saja. Indonesia juga pernah mengalami ketakukan wabah virus berbahaya lainya sebelum wabah Corona. Tapi pemerintah mampu meredam kepanikan masyarakatnya kala itu.

Ya, wabah virus itu bernama flu burung. Berasal dari negara tetangga Singapura. Tak sedikit juga korban meninggal dunia. Kala itu Presiden dijabat oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Berbeda cara menangani permasalahan dibanding dengan pemerintahan sekarang, Joko Widodo.

Padahal Strain virus influenza (VI) atau dikenal dengan virus Flu burung (H5N1) tidak seganas virus Corona. Tetapi rakyat dibuat panik. Sampai-sampai stok masker menjadi langka. Di saat ada pun harganya naik beberapa kali lipat. Swalayan diserbu masyarakat untuk membeli kebutuhan rumah tangga karena takut keluar rumah.

Jika dibanding dengan virus H5NI, virus Corona belum ada apa-apanya. VI menular disebabkan oleh virus influenza yang telah beradaptasi untuk menginfeksi burung. Penyakit ini menyebabkan kerugian ekonomi yang tinggi karena membunuh ternak ayam dalam jumlah besar. Terkadang mamalia, termasuk manusia dapat tertular flu burung. Sedangkan Corona tidak demikian. Namun karena kepiawaian SBY isu tersebut tidak seheboh sekarang dalam memberitakan penyakit ini kepada public.

Selain itu, pemerintahan SBY dengan cepat mencari jalan keluar atas persoalan ini.  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, dikutip Health Line virus flu burung pertama kali menjangkiti manusia pada 1997. Corona bagaimana? Apa wabah virus baru ini juga demikian?

Rupanya tidak! wabah COVID-19 adalah peristiwa wabah penyakit koronavirus 2019. Penyakit ini disebabkan oleh koronavirus jenis baru yang diberi nama SARS-CoV-2. Namun negara asalnya Cina, Corona mampu mengguncang tanah air. Bahkan dunia. Tapi pemerintahan Jokowi tidak belajar dari Presiden SBY.  Presiden ke 6 Republik Indonesia tersebut dengan cepat mengeluarkan peraturan Presiden  (Perpres) nomor 7 tahun 2006 saat menghadapi bencana kesehatan flu burung. Menterinya pun giat menyampaikan kepada masyarakat bawah agar segera aktifkan Desa Siaga dari Sabang hingga Merauke.

Baca juga  Ini Jawaban Menkes Atas Pernyataan PM Australia: Tanggapi Orang Ragu Ya Pusing

Presiden Jokowi bagaimana? Mantan Gubernur DKI Jakarta dan mantan Wali Kota Solo tersebut malah sibuk mengeluarkan peraturan soal pariwisata untuk mencari keuntungan tanpa memikirkan keselamatan warganya. Jokowi giat mengundang warga negara asing (Cina) untuk datang ke Indonesia untuk meningkatkan taraf pendapatan negara melalui Pariwisata. Sekarang, biar masyarakat sendiri yang menilai. Siapa tokoh negarawan yang sebenarnya? Yang mampu mengatasi persoalan berat seperti ini tanpa membuat kehebohan di tengah-tengah masyarakat tanah air.

Oleh, Yoyo Tuna

Pegiat Masyarakat Madani Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here