Serikat Pekerja di Surabaya Tolak Omnibus Law, 7000 Orang Akan Turun ke Jalan

0
Konsolidasi Buruh Surabaya

PolitikToday – Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman (FSP RTMM) Kota Surabaya melakukan konsolidasi di salah satu hotel di kawasan Tenggilis, Surabaya, Sabtu (14/3). Konsolidasi tersebut dalam rangka persiapan unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kantor DPRD Jatim dan Gubernur Jatim, Rabu (18/3).

Konsolidasi tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP RTMM Sudarto dan Ketua Pimpinan Daerah FSP RTMM Jatim Purnomo.

Ketua Pimpinan Cabang FSP RTMM Kota Surabaya Emanuel Embu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat umum yang melintas di jalan menuju lokasi unjuk rasa mendatang.

”Nanti pada tanggal 18 Maret, kami akan memenuhi Kota Surabaya dengan menggunakan seragam putih biru,” katanya.

Sementara itu, koordinator aksi yang juga sekaligus Dankorda Satgassus FSP RTMM Jatim Ernowo Hadi mengatakan, hal ini terpakasa dilakukan karena naskah atau draf Omnibus Law yang diserahkan pemerintah kepada DPR RI secara substansi mendegradasi kesejahteraan pekerja atau buruh.

“Ada sembilan catatan bagi kami di antaranya pesangon yang terancam hilang, kemudian hilangnya sanksi pidana, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Penanggung jawab aksi Santoso mengatakan, diperkirakan peserta unjuk rasa akan mencapai kurang lebih 7000 orang. Menurutnya, pihaknya ingin menyampaikan tuntutan keada pemerintah pusat melalui pemerintah Jatim.

“Kita pastikan unjuk rasa yang kita lakukan berlangsung damai,” ungkapnya.

(bs)

Baca juga  ‘Geruduk’ DPRD, Mahasiswa Sumatera Barat Tolak Omnibus Law

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here