Suksesnya Buzzer Istana Kelabui Rakyat, Rupiah Anjlok Gegara Virus Corona?

0
buzzer politik

Di saat nama Joko Widodo disebut langsung terlintas dibenak saya adalah seorang kader parpol PDIP dan Gubernur DKI Jakarta. Bukan lah seorang Presiden. Entah bagaimana, nama Jokowi begitu akrab dipanggil orang-orang. Baru engeh kala dirinya disebut induk semang dari influencer istana beberapa hari belakangan ini. Oh iya, dia Presiden kita!

Entah kenapa nama Joko Widodo ini susah sekali melekat di benak saya jika dirinya seorang Presiden. Melihat tampilannya tidak berkharisma dan tidak ada potongan gaya seorang tokoh. Apalagi negarawannya. Tapi jika disebut sebagai pemilik buzzer istana langsung terkonekting atau tersambung ke otak kecil saya dia pemimpin negara saat ini. Iya, sudah lima tahun lebih beberapa bulan paska dilantik Oktober 2019 lalu. Dia Presiden?

Suka tidak suka, mau tidak mau dia adalah Presiden Republik Indonesia saat ini. Namanya kembali melambung berkat kerja keras dari para pendukung terlebih para influencer atau buzzer dari mereka yang berada dibalik badan PDIP dan istana.

Sudah terbayang berapa fasilitas yang didapat dari orang-orang ini. Kalau gaji tentu besar dong. Toh berhasil melambungkan kembali nama Joko Widodo pada Pemilu Presiden 2019 lalu. Buktinya berhasil memenangkan kembali pemilu untuk lima tahun ke depan. Kira-kira tugas mereka apa ya?

Jika kita berseluncur melalui website pencari di Internet, kata buzzer sendiri mengandung kata lonceng atau alarm. Fungsi nya tentu memanggil, memberitahu dan mengumpulkan orang untuk berkumpul atau melakukan sesuatu sesuai kehendak dari induk semang atau si pemberi upah.

Jika dikaitkan dengan kondisi politik hari ini tentu berbeda-beda job desk atau tugas pokok dari masing-masing buzzer tersebut.

Di saat pemilu tentu tugasnya mengeluarkan amunisi mencari kesalahan-kesalahaan dari lawan politik petarungan untuk dieskpos melalui media social. Nantinya akan disebar oleh para buzzer istana tersebut hingga hari pemilu datang.

Baca juga  Hastag #RezimTutupiCorona Trending, Netizen: Sungguh Biadab Jika Rezim Menutupi Kasus

Tak sampai di situ tugas seorang buzzer istana. Sudah banyak kok artikel yang membahas keberadaan buzzer istana ini di Internet. Mungkin istilah buzzer ini muncul dari para pengguna internet hingga ramai disebut-sebut oleh masyarakat saat ini. Salah satu tugas penting dari buzzer istana ini yaitu membantu Presiden maupun para kabinetnya mempublikasikan segala sesuatu isu yang terkait dengan persoalan bangsa dan negara hari ini.

Seperti isu terkini mengenai virus corona. Para buzzer ini sesuai arahan kakak pembina mereka mensuport pemerintah atau pihak induk semang yang berada di Istana bergerak menghimpun segala sesuatu nya atau mempengaruhi masyarakat pengguna internet untuk tidak mempercayai bahaya ini virus Covid -19 tersebut. Berbagai cari dilakukan.

Berbagai macam media digunakan, baik dalam bentuk video yang telah disunting terlebih dulu, hingga beberapa tulisan dalam bentuk artikel membahas virus yang berasal dari Wuhan, Cina ini. Sampai-sampai masyarakat lupa akan naiknya dolar telah mencapai Rp 16.000 per dolarnya.

Sehingga, masyarakat tidak risau hingga kebijakan yang telah dirancang oleh kakak pembina bisa dikategorikan berhasil. Tak sampai di situ. Kakak pembina ini juga bertanggung jawab menyampaikan bagaimana reaksi masyarakat luas atas pencapaian kerja dari tim buzzer istana ini kepada si induk semang.

Begitu seterusnya. Apa isu terkini yang menurut pemerintah mendapat penolakan dari masyarakat dibahas, dikumpulkan para buzzer ini guna melancarkan misi dari pemerintah hari ini guna mengelabui rakyat. wallahualam bissawab….

 

Oleh, Yoyo Tuna

Pegiat Media Sosial Tanah AIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here