Virus Corona Dari China Tapi Pemerintah Larang Pendatang dari Itali, Iran dan Korsel, Said Didu: Anda Sehat?

0
said didu

PolitikToday – Aktivis “Manusia Merdeka”, Said Didu, mengkritik kebijakan pemerintah yang melarang melarang turis dan pendatang masuk serta transit dari wilayah sumber penyebaran virus corona (Covid-19) di Iran, Italia, dan Korea Selatan. Namun pemerintah belum melarang orang asing dari China. Pemerintah cuma memperketat syarat.

Said Didu kemudian mempertanyakan kebijakan ini melalui akun Twitternya, Jumat (6/3/2020)

“Sumber penyakit Corona adalah China, tapi yg dilarang masuk adalah yg datang dari Itali, Iran, dan Korsel. Anda masih waras ?” cuit mantan sekretaris Kementerian BUMN ini.

Cuitan Said Didu ini seketika mendapat berbagai tanggapan dari netizen. Hingga berita ini ditulis, cuitan itu sudah diretweet sebanyak 635 kali dan disukai sekitar 2 ribuan kali.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, menyebut pemerintah telah memutuskan melarang turis dan pendatang masuk serta transit dari wilayah sumber penyebaran virus corona (Covid-19) di Iran, Italia, dan Korea Selatan.

Kawasan yang dilarang itu di antaranya: Kota Qom, Teheran, dan Provinsi Gilan di Iran; wilayah Lombardy, Veneto, Emilia-Romagna, Marche, dan Piedmont di Italia; dan wilayah Daegu dan Provinsi Gyeongsang. Warga di kota lain selain yang disebutkan di atas tetap diizinkan masuk ke Indonesia namun harus mengantongi sertifikat sehat.

Sementara Menkumham Yasonna H Laoly menghentikan sementara pemberian bebas visa atau visa saat kedatangan bagi orang asing yang pernah tinggal atau mengunjungi wilayah China dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk ke Indonesia saat wabah virus corona.

Visa masih dapat diberikan bagi mereka yang sudah melewati masa 14 hari dengan sejumlah syarat yang wajib dipenuhi orang asing tersebut.

Baca juga  Semangat Kebangkitan Nasional Melawan Pandemi

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal dalam Upaya Pencegahan Masuknya Virus Corona. Yasonna menandatangani aturan itu pada 28 Februari lalu.

“Pemberian bebas Visa kunjungan dan Visa kunjungan saat kedatangan dihentikan sementara bagi Orang Asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah Republik Rakyat Tiongkok dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Negara Republik Indonesia,” demikian bunyi Pasal 2.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here