Bentrok Berdarah TNI-Polri di Papua, Natalius Pigai: Komnas HAM Harus Turun Tangan

0
Natalius-Pigai

PolitikToday – Aktivis HAM, Natalius Pigai, angkat bicara terkait insiden bentrokan antara oknum anggota TNI dan Polri. Akibat bentrokan yang terjadi di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Minggu (12/4/2020) sekitar pukul 07.40 WIT, tiga anggota Korps Bhayangkara meregang nyawa.

Pigai meminta Komnas HAM turun tangan mengusut tuntas insiden tersebut. Alasannya, , jika tim investigasi berasal dari internal TNI dan Polri maka dikhawatirkan tidak netral.

“Komnas HAM harus turun, kalau TNI dan Polri tidak akan netral dan keluarga korban tidak akan dapat rasa keadilan,” ungkap mantan Komisioner Komnas HAM ini, Senin dini hari (13/4/2020).

Pigai meyakini Komnas HAM dapat bekerja secara independen. Proses yang independen, tambah Natalius akan memberi keadilan bagi keluarga korban yang telah kehilangan oknum anggota yang gugur dalam inside berdarah itu.

“RIP!. Berdasarkan pengalaman saya. Saya minta Komnas HAM adalah lembaga independen yang tepat, harus berani dan kredibel untuk menemukan rasa keadilan bagi keluarga korban!,” ungkap putra asli Papua ini.

Sebelumnya, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel CPL Eko Daryanto, menjelaskan bentrok antara anggota TNI dan Polri tersebut terjadi karena kesalahpahaman antara oknum anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan dua anggota Polres Mamberamo Raya.

(rt)

Baca juga  Lama Menghilang, MAKI Sebut Harun Masiku Meninggal Dunia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here