Grab Nonaktifkan Layanan Angkut Penumpang GrabBike untuk Dukung PSBB Jakarta

0
ojek online

PolitikToday – Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyatakan pihaknya telah menonaktifkan layanan pengangkutan penumpang GrabBike di DKI Jakarta.

Keputusan ini diambil terkait kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa angkutan ojek berbasis aplikasi tidak diizinkan untuk mengangkut penumpang selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan.

“Kami telah menonaktifkan sementara layanan GrabBike di DKI Jakarta untuk mendukung PSBB yang telah ditetapkan,” ujar Neneng Goenadi, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (10/4).

Meskipun begitu, berbagai layanan Grab seperti Pengiriman Makanan, Pengiriman Barang, GrabMart, dan Transportasi akan tetap beroperasi melayani penduduk DKI Jakarta dan Indonesia dengan tetap mengedepankan protokol keselamatan Covid-19.

Kendati begitu, layanan GrabBike masih tetap bisa dilakukan penumpang di kota-kota sekitar DKI Jakarta. Seperti Depok, Tangerang, Bekasi, serta kota-kota lainnya di Indonesia. Neneng Goenadi menambahkan. pihaknya akan terus berupaya yang terbaik untuk melindungi kesejahteraan para mitra serta melindungi kesehatan dan keselamatan mereka.
Grab menganjurkan kepada para pengguna jasa layanan mereka untuk menggunakan metode pembayaran nontunai, untuk meminimalkan kontak fisik.

“Kami juga sangat menganjurkan penumpang untuk selalu memakai masker saat mereka berada di luar rumah,” ungkapnya.
(rt)

Baca juga  Hotman Paris: Peraturan OJK Hanya Untuk Kredit Bank Tertentu, Leasing Tidak Ada; Bagaimana Nasib Driver Ojol?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here