Izinkan Ojol Saat PSBB, Polisi Sebut Aturan Permenhub Dualisme

0
ojol

PolitikToday – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menizinkan ojek online (ojol) untuk tetap mengangkut penumpang selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta. Pembolehan ojol tetap mengambil penumpang ini mengacu kepada aturan Kementerian Perhubungan.

“Saya akan mengacu kepada apa yang telah disampaikan oleh juru bicara Kementerian Perhubungan yang mengatakan bahwa ojek online boleh mengangkut penumpang,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo, di kantornya, Minggu (12/4).

Kendati demikian, dia tidak menampik adanya dualisme peraturan terkait penumpang ojek online. Diketahui, Pasal 11 C Permenhub No 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 menyebutkan bahwa  ojek online hanya diperkenankan mengangkut barang.

Sementara itu, Pasal 11 D Permenhub tersebut menyatakan dalam hal tertentu sepeda motor bisa mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan.

“Baca Permenhub Pasal 11 disitu memang ada dualisme, di satu sisi di beberapa media juru bicara Kemenhub mengatakan bahwa ojol boleh mengangkut penumpang, tapi di satu sisi di dalam Peraturan Menhub ini di Pasal 11, silakan dibaca, itu juga jelas bahwa ojol hanya diperbolehkan hanya mengangkut barang,” ujar Sambodo.

Dia mengatakan jajarannya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pehubungan dan pihak terkait agar ada kesesuaian penerapan aturan di lapangan.

“Kita akan diskusikan ini dengan Dinas Pehubungan sehingga nanti ada kesesuaian langkah dengan instansi terkait khususnya untuk pemberlakuan di DKI Jakarta,” tuturnya.

(bs)

Baca juga  GP Ansor Kritisi Program Kartu Pra Kerja: Rakyat Tak Butuh Pelatihan Online di Tengah Corona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here