Mahfud MD Bela Yasonna: Usulan Pembebasan Koruptor dari Aspirasi Warga

0
mahfud
Menko Polhukam Mahfud MD

PolitikToday- Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap usulan pembebasan narapidana kasus korupsi bukan dari pemerintah.

Menurutnya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly hanya melaksanakan usulan masyarakat.

“Bahwa itu tersebar di luar, itu mungkin karena ada aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Menkumham. Kemudian Menkumham menginformasikan ada permintaan sebagian masyarakat untuk itu,” kata Mahfud melalui rekaman video yang dia unggah di akun Twitternya, Minggu (5/4/2020).

Lebih lanjut, kata Mahfud, tak ada rencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) 99/2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Bahkan menurut Mahfud, Presiden Jokowi telah memiliki sikap itu sejak 2015.

“Sehingga tidak ada rencana memberi remisi atau pembebasan bersyarat kepada pelaku atau kepada narapidana korupsi. Juga tidak ada terhadap teroris. Juga tidak ada terhadap bandar narkoba,” terangnya.

Menurutnya, ada dua alasan mengapa tak ada rencana revisi. Pertama, PP itu bersifat khusus. Ada pembedaan dengan dengan tindak pidana lain. Kedua, ruang tahanan koruptor lebih luas dan sudah memenuhi syarat physical distancing.

“Malah diisolasi di sana lebih bagus daripada di rumah,” tuturnya.

Sebelumnya, Yasonna telah membebasan ribuan narapidana untuk membatasi penyebaran virus corona (COVID-19). Hal itu ia sampaikan pada rapat bersama komisi III DPR RI, Rabu (1/4/2020).

Namun menurutnya, itu tidak cukup. Lalu dia berencana membebaskan narapidana tindak pidana khusus dengan penyakit kronis, jumlahnya sekitar 1.457 orang.

(hz)

Baca juga  Mufakat Dusta Para Menteri Rezim Jokowi Membela Omnibus Law?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here