Meski Minyak Mentah Dunia Anjlok, Menteri ESDM Mesti Jujur, Kenapa Tak Turunkan Harga BBM

0
ESDM

Politik Today – Transparansi harus menjadi hal yang wajib dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berkaitan dengan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tak kunjung diturunkan.

Sebab, keputusan pemerintah yang tak kunjung menurunkan BBM kontras dengan anjloknya harga minyak mentah dunia.

“Menteri ESDM (Arifin Tasrif) harus terbuka pada publik, bagaimanapun pemerintahan dibentuk untuk berupaya memudahkan hidup masyarakat, bukan sebaliknya,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan awak media di Jakarta, Selasa (21/4).

Pengamat politik jebolan Universitas Telkom ini meminta pemerintah jujur soal alasan tidak menurunkan harga BBM di tengah pandemik virus corona baru atau Covid-19 ini.

Sebab, jika dalam situasi seperti saat ini pemerintah menurunkan harga BBM, diyakini roda ekonomi perlahan akan bergerak.

“Minyak mentah dunia turun drastis, memang (pemerintah) terkesan tidak jujur. Seolah memang ada upaya menghindari penurunan harga BBM. Harusnya pemerintah ikut serta menurunkan harga dan itu sangat membantu masyarakat di tengah wabah,” demikian Dedi Kurnia Syah. Diketahui, Harga minyak acuan AS West Texas Intermediate (WTI) anjlok ke level negatif atau berada di bawah 0 dolar AS per barrel per Senin (20/4).

Mengutip Financial Times, Selasa (21/4), harga minyak acuan WTI untuk pengiriman Mei 2020 sempat anjlok 250 persen ke level -40,32 dolar AS per barrel.

(YR)

Baca juga  Demokrat Kritik Penyaluran BBM yang Tidak Tepat Sasaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here