Opsi Darurat Sipil, YLBHI Curiga Untuk Omnibus Law

0
asfinawati

PolitikToday- Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asfinawati, menilai opsi penyiapan status darurat sipil yang dilakukan pemerintah bukan untuk menangani Covid-19.

Asfinawati curiga darurat sipil bagian dari mengawal pengesahan RUU Omnibus Law. Karena itu, publik diminta untuk terus memantau rencana pemberlakuan Darurat Sipil tersebut.

“Saya curiga ini rencana darurat sipil bukan untuk Covid-19, tapi untuk Omnibus Law dan lain-lain, memuluskan agenda investasi dan pembangunan mega proyek,” ujar Asfinawati, Jakarta, Kamis (2/4).

Ia meminta publik memantau pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait opsi darurat sipil. Menurutnya, Presiden tidak mungkin salah ucap ketika membicarakan hal tersebut di hadapan publik.

Selain itu, darurat sipil sangat jauh sekali dari apa yang dibutuhkan dalam penanganan wabah penyakit.

“Karena darurat sipil itu jauh sekali dari masalah dan penanganan pemerintah (untuk Covid-19). Kok tiba-tiba darurat, karantina wilayah saja menolak. Darurat sipil itu untuk ancaman yang beda, perang, bencana, bukan darurat kesehatan. Enggak mungkin ahli hukum di Istana enggak paham,” terangnya.

(hz)

Baca juga  PAN Tanggapi Omnibus Law Salah Ketik: Cepat Susun RUU Boleh, Tapi Salah Ketik Tak Dibenarkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here