Pembahasan RKUHP Dan Omnibus Law: Koalisi Peduli Covid-19: Sikap Aji Mumpung DPR Dan Pemerintah

0
omnibus law

PolitikToday- Koalisi Peduli Kelompok Rentan Korban Covid-19 (Pekad) mendesak pemerintah dan DPR untuk menghentikan pembahasan dua rancangan undang-undang (RUU) yaitu RKUHP dan Omnibus Law Cipta Kerja.

Anggota Koalisi itu terdiri dari, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Pamflet Generasi, ICJR, Arus Pelangi, Serikat Jurnalis untuk Kebebasan (Sejuk), PurpleCode Collective, LBH dan SGRC.

Anggota koalisi dari PKBI, Riska Carolina menyebut bahwa pembahasan RUU tersebut di tengah pandemi Covid-19 adalah bentuk ketidakpedulian pemerintah kepada masyarakat. Langkah DPR dan pemerintah itu dinilai tidak menunjukkan niat baik untuk serius mengedepankan kesehatan warga negaranya.

“Sikap terburu-buru yang dilakukan oleh Pemerintah dan DPR saat ini menunjukkan aji mumpung di kala pandemi Covid-19 sedang berlangsung,” kata Riska dalam rilis yang dibagikan, Rabu (15/4).

Menurutnya, pembahasan RKHUP saat ini telah meminggirkan substansi dan kualitasnya. Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga dan Omnibus Law Cipta Kerja juga tidak akan relevan bagi masyarakat Indonesia.

“Selain itu, masih banyak masalah yang timbul dari pasal-pasal yang seharusnya dibahas lebih dalam dan menyeluruh, terutama terkait dengan perempuan dan kelompok marjinal,” terangnya.

Selain mendesak DPR dan pemerintah menghentikan pembahasan RUU tersebut, Riska juga menuntut pemerintah untuk segera mengambil kebijakan strategis dalam merespons Covid-19.

“Mengambil kebijakan strategis dalam merespons Covid-19 dengan memperhatikan aspek-aspek gender dan prinsip nondiskriminatif terhadap minoritas gender, termasuk menjamin ruang kepemimpinan tersedia bagi kelompok rentan,” ujarnya.

Point tuntutan terakhir Koalisi Pekad mendesak pemerintah memberikan jaminan ekonomi kepada masyarakat kecil untuk mengantisipasi PHK masal, memastikan pemberian akses layanan KDRT, dan Memastikan ketersediaan APD bagi tenaga medis.

(hz)

Baca juga  Keberhasilan Program Padat Karya, Fraksi Demokrat: Tarik Perhatian Anggota DPR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here