Penegakan Hukum Dinilai “Ugal-ugalan”, Netizen: Demokrasi Indonesia Dikebiri

0
unjuk rasa tolak revisi uu kpk 2

PolitikToday – Netizen Indonesia kembali melakukan protes digital, Kamis (9/4/2020). Mereka mengkritik penegakan hukum di tengah pandemi corona sebagaimana yang tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Idham Aziz Nomor ST/1100/IV/HUK.7.1./2020 tertanggal 4 April 2020.

Kritik khusus ditujukan terkait penghina presiden selama Pandemi Covid-19 atau virus corona. Padahal Mahkamah Konstitusi (MK) sudah mencabut pasal penghinaan presiden dan wakil presiden dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) melalui putusan nomor 013-022/PUU-IV/2006.

Kritik juga ditujukan mengenai penyebaran hoaks terkait Covid-19. Menurut beberapa netizen, pejabat pemerintah yang menyebut virus corona bisa mati kena sinar matahari bisa dijerat Polri dengan surat telegram Kapolri tersebut.

(rt)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here