Pengamat: Jangan Ada Penyalahgunaan Perppu dengan Dalih Wabah Corona

0
Dedi Kurnia Syah

PolitikToday – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, sependapat dengan saran Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar pemerintah berhati-hati dalam menggunakan Perppu 1/2020.

Pasalnya, Perppu tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan Covid-19 itu berpotensi melanggar konstitusi.

Saran SBY, jika pemerintah ingin mempercepat proses penanganan Covid-19 di tanah air, sedianya cukup menggunakan Perpres. Pasalnya, peraturan seperti ini tidak boleh digunakan dalam waktu yang berkepanjangan, apalagi dianggap sebagai new normal atau berlaku selamanya.

Dedi menilai pemerintah sebaiknya meneken Perpres dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) yang justru akan lebih efektif.

“Jangan sampai, ada manuver kebijakan ekonomi yang merujuk Perppu ini, sementara wabah Covid-19 telah berakhir, atau sekurang-kurangnya penyalahgunaan Perppu dengan dalih wabah,” kata pengamat politik dari Universitas Telkom ini, Jumat (10/4/2020).

Menurut Dedi, pernyataan SBY sebagai sebuah kritik keras terhadap pemerintah yang gegabah dalam mengambil keputusan.

“Jelas ini kritik keras dari SBY, selain karena pemerintah dianggap sporadis, juga dikesankan tidak hati-hati dalam mengelola negara,” pungkasnya.

(rt)

Baca juga  Politisi Demokrat Sebut SBY Kembali Dipilih Sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here