PKS Pertanyakan Narapidana Korupsi Dapatkan Asimiliasi

0
DPP dan Harta 5 Elit PKS Terancam Dieksekusi Paksa

PolitikToday– Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat dari PKS Nasir Djamil mengklarifikasi pernyataannya yang mempertanyakan mengapa narapidana korupsi tak mendapatkan asimilasi atau pembebasan bersyarat di tengah pandemi Corona.

Nasir membantah telah mengusulkan agar napi korupsi dibebaskan. Nasir menjelaskan, dalam rapat virtual dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Rabu, 1 April lalu ia mempertanyakan alasan diterbitkannya Peraturan Menkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang pemberian hak-hak narapidana.

“Pada prinsipnya kami mendukung upaya pemberian hak para napi tersebut, apalagi tengah pandemi virus corona,” kata Nasir kepada wartawan.

Menkumham, kata Nasir, menjawab bahwa aturan itu merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona di dalam lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

Nasir berujar ia lalu mempertanyakan apakah narapidana lainnya yang masih mendekam di dalam lapas dan rutan tak berpotensi terpapar. Dia ingin tahu apakah Yasonna bisa menjamin hal tersebut.

“Jika tidak, maka Permenkumham itu dinilai diskriminatif oleh para napi lainnya, termasuk napi yang saya sebutkan di atas,” terangnya.

 

(yt)

Baca juga  RUU Cipta Lapangan Kerja Belum Diterima DPR, Ini Alasannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here