Rizal Ramli: Salute Mas SBY, Mungkin Mas Jokowi Tidak Pernah Berjuang Untuk Demokrasi

0
Rizal Ramli

PolitikTodayRizal Ramli mengapresiasi kritik Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait terbitnya telegram Polri yang salah satu poinnya terkait penindakan hukum penghina presiden dan pejabat negara dalam situasi wabah virus corona (Covid-19).

Rizal kemudian menyatakan apresiasinya atas kritik SBY tersebut. Apresiasi ini disampaikan Rizal Ramli via akun Twitternya, Kamis (9/4/2020).

“Salute Mas @SBYudhoyono,” cuit Rizal dengan melampirkan berita online berjudul “SBY Minta Telegram Polri soal Penghina Presiden Dievaluasi”

Rizal juga menyebut bahwa dia dan SBY dahulu sama-sama memperjuangkan transisi dari sistem otoriter ke demokrasi. Namun, hari ini seakan-akan demokrasi hendak dikembalikan ke sistem otoriter.

“Kita dulu sama2 memperjuangkan transisi dari sistim otoriter ke demokrasi. Piye toh kok mau balik kembali ke sistim Otoriter. Jarum kok mau diputar balik?,” ungkap Rizal.

Rizal mungkin menerka persoalan ini muncul karena Presiden Jokowi tidak pernah berjuang untuk demokrasi.

“Mungkin karena Mas @jokowi tidak pernah berjuang utk demokrasi,” pungkas Rizal.

Sebelumnya SBY menggunggah pandangannya di akun facebooknya, Rabu (8/4/2020). Salah satu poin tulisan itu adalah terkait telegram Polri yang menurut SBY malah memicu persoalan baru.

“Saya perhatikan beberapa hari terakhir ini justru ada situasi yang tak sepatutnya terjadi. Apa itu? Kembali terjadi ketegangan antara elemen masyarakat dengan para pejabat pemerintah, bahkan disertai dengan ancaman untuk “mempolisikan” warga kita yang salah bicara. Khususnya yang dianggap melakukan penghinaan kepada Presiden dan para pejabat negara,” ujar SBY.

Baca juga  Omnibus Law, Balas Budi Jokowi Atas Bantuan Pendanaan Korporasi di Pilpres?

 

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here