Warna dalam Kelamnya Pandemi

0
warna
Era New Normal

Kukirimkan doa terbaik untuknya

Yang telah berjuang tanpa lelah untuk mereka

Kubangga dengan kamu yang di rumah saja

Doakan mereka agar selalu terjaga

Penggalan lirik yang diisi oleh suara anak-anak tersebut menjadi pembuka dalam lagu Semua Kan Berlalu yang dilantunkan oleh 50 figur Indonesia dari berbagai kalangan (artis, musisi, presenter, gamers, selebgram, youtuber, komedian, motivator, pengusaha, penulis, polwan, dan anak-anak Indonesia). Indonesia sedang bersedih.

Pandemi Covid-19 menjadi bayang-bayang dalam keseharian masyarakat di berbagai belahan dunia. Ibu pertiwi sedang lara.

Namun, kesedihan yang dialami dapat dilalui dengan adanya karya sebagai penyalur semangat bagi mereka yang sedang berjuang demi kesembuhan negeri.

Semua orang dapat menjadi pahlawan untuk dirinya sendiri dan orang di sekitarnya.

Tagar #dirumahaja gencar digunakan untuk menunjukkan betapa pentingnya menjaga jarak dalam melawan pandemi yang sedang terjadi ini. Oleh karena itu, berkarya dari rumah menjadi kegiatan baru yang cocok untuk dicoba dalam menghadapi virus corona ini.

Jarak bukanlah tantangan untuk terus berkarya.

Beberapa lagu pemberi semangat dinyanyikan oleh anak muda yang sedang berada di rumah masing-masing.

Tidak ada kesempatan untuk bertemu, namun tetap dapat menghasilkan karya yang mengobati suasana pilu ini.

Najwa Shihab menggaungkan gerakan #dirumahaja guna meminimalisir penyebaran virus corona. Gaya ajakan Najwa Shihab yang menarik menjadi pendorong bagi masyarakat Indonesia untuk menyalurkan kreativitasnya.

Ditonton jutaan kali, unggahan Najwa Shihab “#dirumahaja dari Musisi Indonesia” menjadi inspirasi untuk ikut berkarya. Unggahan tersebut berisikan musisi-musisi Indonesia yang menyanyikan lagu Rumah Kita karya God Bless.

Yang menarik dari karya tersebut adalah lokasi para musisi yang berbeda yaitu di rumah masing-masing.

Berbagai potensi anak bangsa bersatu menjadi karya hebat. Karya yang mampu mengurai rantai kesedihan yang sedang mengelilingi negeri ini. Bahkan, anak muda dari penjuru Indonesia tidak saling mengenal kemudian dipertemukan oleh sebuah karya berupa nyanyian.

Baca juga  Syarief Hasan: Dana Haji Bukan untuk Intervensi Pasar!

Salah satunya adalah karya kolaborasi musik dari mahasiswa Ilmu Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Ricky Ramadhan, yang terinspirasi dari konser musik #dirumahaja oleh Najwa Shihab.

“Ide awalnya dari Mbak Nana (sapaan akrab Najwa Shihab) yaitu konser #dirumahaja menggunakan lagu Rumah Kita. Aku jadi kepikiran untuk berkarya dengan lagu Ibu Pertiwi yang kebetulan sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini,” ujar Ricky yang karyanya merupakan hasil kompilasi orang-orang di berbagai tempat.

Kolaborasi musik yang dilakukan Ricky awalnya hanya mengajak teman dekatnya saja. Tak disangka, banyak orang yang tertarik dan ikut berpartisipasi dalam proyek kolaborasi musik itu. Karyanya tumbuh menjadi ajang memperluas rantai pertemanan.

Di tengah wabah virus corona yang memaksa untuk berada di rumah, ternyata mampu menambah relasi tanpa harus bertemu secara langsung.

“Sebenarnya, aku gak kenal yang ada dalam video itu (kolaborasi musik Ibu Pertiwi). Walaupun gak saling kenal, gak menutup kemungkinan untuk berkarya bareng,” ujar Liora mahasiswa asal Bandung yang ikut berpartisipasi dalam kolaborasi musik karya Ricky.

Tidak kalah menarik, komposer asal Indonesia, Eka Gustiwana, menghasilkan karya hasil kompilasi dari berbagai daerah di Indonesia yang berisikan 42 bahasa daerah yang memiliki arti “di rumah saja”.

Kata-kata daerah tersebut dirangkai kemudian lahirlah sebuah nyanyian yang diunggah oleh Eka Gustiwana dalam akun Instagram miliknya.

Aktris asal Indonesia, Prilly Latuconsina, bersama bersama rekan artis lainnya seperti Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Anji Manji, Iis Dahlian, dan lainnya memberikan semangat khususnya kepada tenaga medis melalui lagu Semua Kan Berlalu yang ditulis oleh Aan Story.

Selain itu, tokoh publik seperti Merry Riana hingga Sandiaga Uno juga ikut terlibat di dalamnya. Melalui lagu itu disampaikan bahwa wabah ini akan berakhir dan Indonesia akan kembali tersenyum.

Baca juga  PSBB Juga Pantau Jalan Tikus

Ada pesan untuk tetap bersabar dan semangat hingga masa pilu ini berlalu. Lirik dalam lagu itu sebagai penyalur semangat untuk bangsa.

Musisi-musisi tanah air menyebarkan semangat optimistis melalui musiknya. Selain melalui karya, sederet musisi Indonesia juga melakukan penggalangan dana untuk membantu tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Penggalangan dana tersebut dilakukan sejak tanggal 20 Maret 2020 melalui konser #dirumahaja yang dilakukan secara virtual.

Sama seperti lirik dalam lagu Ibu Pertiwi karya Ismail Marzuki, putra-putri ibu pertiwi-lah yang mampu menghiburnya. Bangsa Indonesia sendiri yang mampu memulihkan senyum negeri ini. Karya-karya anak bangsa menjadi warna dalam kelamnya keadaan kini.

Noorma Amalia Siregar: Penulis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here