STOP Bullying Terhadap Anak

0

Politik Today – Suasana yang berbeda di bulan Ramadan kali ini. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat mengadakan kegiatan virtual Talk Show yang dihadiri oleh para ahli hingga praktisi terkait dengan tema yang diusung “Tantangan Orang Tua Zaman Now: Menghadapi Cyber Bullying pada Anak” pada Jumat, 08/05/2020.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Siti Nur Azizah mengungkapkan rasa bersyukur hingga mendalam atas kegiatan workshop ini bisa berlangsung meski hanya dilakukan dari rumah masing-masing.

“Bersyukur meski tengah menjalani sosial distancing, kita masih bisa mengadakan dialog interaktif pada siang ini,” ujar Siti kepada pembawa acara dan partisipan yang hadir melalui aplikasi Zoom tersebut.

Dirinya mengatakan, sebagai partai politik yang menganut relijius dan nasionalis, Partai Demokrat sangat konsisten mendukung pemerintah melawan pelaku bullying terhadap anak.

“Belajar dari pengalaman yang terjadi pada anak Ketua Umum kita (Partai Demokrat) Agus Harimurti Yudhoyono, Aira jadi korban intimidasi dari pelaku cyber bullying beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Putri dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin ini terus mendorong pemerintah agar senantiasa melindungi sumber daya anak-anak pada umumnya. Agar ke depan tidak ada lagi korban intimidasi dari pihak manapun.

“Di agama Islam sangat jelas diatur dalam Al-quran surah Al Hujrat ke 11 yang berisi seruan bagi mereka yang beriman agar tidak merendahkan kumpulan orang lain sebab, bisa jadi mereka justru lebih baik, di agama lain pun tentu demikian,” terangnya menjelaskan.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi VIII bidang Sosial dan agama Fraksi Partai Demokrat, Hasani Bin Zuber.

Dirinya menyebutkan untuk delik pada kasus cyber bullying di atur dalam Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 11 tahun 2008 mengenai Informasi dan transaksi elektronik (UU ITE).

Baca juga  KPAI Angkat Bicara Terkait Cyberbullying yang Dialami Almira Putri AHY

“Pelaku hanya dikenakan pasal 27 ayat 3 atas Undang-undang ITE. Yang melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik,” terangnya.

Pada dasarnya, bullying atau intimidasi ini memiliki tiga kategori khusus. Di mana satu dari tiganya susah untuk dibuktikan. “Bully secara fisik, verbal dan relasional. Relasional ini susah dibuktikan sehingga banyak pelaku yang lolos terjerak sanksi pidana,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisi Nasional Perempuan Dra. Maria Ulfah Anshor, M.Si yang juga mantan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sangat menyesalkan tindakan intimidasi terhadap anak ini.

Menurut dia, perbuatan bullying bisa dijadikan sebagai alat politik menyerang seseorang karena dianggap rival atau saingan politik si pelaku.

“Biasanya bullying politik terjadi mendekati masa-masa kampanye pada pemilu,” urainya.

Oleh karena itu, Maria menghimbau para orang tua selalu merangkul putra-putrinya agar terhindar dari pelaku intimidasi yang berakibat pada psikologi anak.

Dirinya menganjurkan, orang tua yang memiliki anak agar bersikap tenang dan tidak mudah panik. Jikapun anak kita telah jadi korban intimidasi bisa langsung melaporkan ke pihak berwajib.

“Bisa lapor ke Polisi, Dinas Pemadam Kebakaran maupun pelayanan sosial anak melalu hotline ke nomor WhatsApp 0812-38888-002,” tutupnya.

Kegiatan virtual talk show ini dihadiri Kepala Departemen Agama, Religius DPP Partai Demokrat Munawar Fuad, Wakil Sekjend Partai Demokrat, Siti Nur Azizah, Anggota DPR RI Komisi 8 bidang sosial dan agama Fraksi Demokrat, Hasani Bin Zuber, Komisi Nasional Perempuan, Dra. Maria Ulfah Anshor, M.Si, certified family psychologist & Work-Life Consultant Ita D. Azly, S.Psi. Kegiatan ini dipandu oleh Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak – DPP PD Firliana Purwanti, SH, LLM.

Baca juga  Cuitan Denny Siregar ke Almira Yudhoyono, Didik Mukrianto: Masuk Kekerasan Anak

 

(DIO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here