Iwan Sumule Kritik Sri Mulyani: Menteri Yang Tidak Kreatif, Tahunya Utang Dan Meras Rakyat Dengan Pajak

0
iwan sumule
Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule

PolitikToday- Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule menilai aneh kebanggaan yang disampaikan Menko Luhut terkait kebanggaan pemerintah atas pujian dari Bank Dunia. Pasalnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang terombang-ambing tak menentu.

Kebanggaan ini sempat diutarakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Katanya, Bank Dunia menyebut perhitungan utang Menteri Keuangan Sri Mulyani sangat cermat. Luhut berujar, pernyataan Bank Dunia itu bertolak belakang dengan kelompok aktivis yang selama ini mengkritik kebijakan utang.

Sebab, Bank Dunia telah mengapresiasi bahwa utang Indonesia masih sangat prudent dan hati-hati.

“Dianggap Ibu Ani (Sri Mulyani) dan Kemenkeu melakukan perhitungan sangat cermat,” ungkap Luhut kepada wartawan, Jumat (19/6).

Iwan Sumule Bank Dunia adalah lembaga yang bertugas memberi utangan bagi negara kurang mampu.

“Aneh, bangga dan senang dipuji World Bank,” ujarnya, Jakarta Senin (22/6).

Pujian itu, menurutnya, sangat wajar lantaran Indonesia adalah negara yang senang berutang. Selain itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga alumni Direktur Pelaksana World Bank.

“Bagaimana Sri Mulyani tidak dipuji, kan untungin World Bank. Kan rajin utang, dengan bunga tinggi pula. Dan Menkeu Sri Mulyani juga kan mantan petinggi World Bank,” terangnya.

Iwan Sumule menilai Sri Mulyani sebagai mantan orang Bank Dunia merupakan menteri yang tidak kreatif. Sebab, jurus yang dilakukan selama menjadi menteri hanya mengandalkan utang dan pungutan pajak rakyat.

“Menteri yang tidak kreatif, tahunya ngutang dan meras rakyat dengan pajak. Iya nggak sih?” tutupnya.

(hz)

Baca juga  Utang Tak Sejahterakan Rakyat, Justru Mengisi Logistik Kekuasaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here