Menag Fachrul Batalkan Haji 2020 Tanpa Libatkan DPR: Saya Harus Ambil Risiko

0
menag fachrul razi

PolitikToday- Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi secara gamblang akan mengambil semua kesalahan dan bertanggung jawab terkait pembatalan haji 2020. Dia juga mengakui soal tak terlebih dahulu menggelar rapat kerja dengan DPR Komisi VIII ketika mengumumkan pembatalan haji tahun ini pada 2 Juni lalu.

“Jadi kembali mungkin kesalahan di Kementerian Agama, mungkin, karena tidak menunggu rapat kerja,” kata Fachrul saat menggelar webinar melalui aplikasi Zoom, Selasa (9/6).

Meski begitu Fachrul mengatakan Kementerian Agama telah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM terkait tupoksi atau kuasa pembatalan dan pemberangkatan haji.

Koordinasi dilakukan sebelum kebijakan pembatalan haji ditetapkan. Kemenkumham memastikan pembatalan keberangkatan jemaah haji adalah kewenangan Menteri Agama.

“Tanggal 25 Mei kami mohon kepastian hukum pembatalan ini. Kami minta kepada Pak Menkumham, kami kirimkan surat resmi. Kemudian tanggal 27 Mei mereka balas dengan mengatakan itu hak penuh Menteri Agama. Dalam surat itu juga dicantumkan UU dan aturan lainnya,” terang Fachrul.

Soal rapat dan komunikasi dengan Komisi VIII, menurut dia sudah pernah dilakukan. Dia bahkan telah mendapatkan undangan raker yang digelar pada 2 Juni lalu. Raker tersebut akhirnya ditunda DPR hingga 4 Juni atau dua hari setelah Kemenag memutuskan pembatalan haji 2020.

Fachrul mengakui pihaknya tak bisa menunda kebijakan pembatalan haji yang rencana awalnya diputuskan 1 Juni lalu. Dia beralasan jika diundur hingga 4 Juni masyarakat akan menunggu lama.

“Namun kembali, saya harus ambil risiko karena saya harus selamatkan muka pemerintah. Jangan sampai deadline 1 Juni kemudian tanggal 2 Juni belum diumumkan. Nanti dampaknya tidak baik pada pemerintah, saya katakan,” tukas Fachrul.

“Kemudian saya minta salah satu staf saya untuk kembali berkoordinasi dengan Komisi VIII DPR RI untuk minta tetaplah Kemenag boleh mengumumkan pada 2 Juni. Karena enggak ada umpan balik dari staf ini, ya, saya kira mungkin bisa kesalahan di staf saya atau bagaimana sehingga 2 Juni tetap saya umumkan,” lanjutnya.

Baca juga  Demokrat & PKS Desak Pansus Jiwasraya di Paripurna, Cak Imin: Saya Belum Menerima dan Belum Tahu

Alasan lain  Kemenag mengumumkan pembatalan haji pada 2 Juni atas permintaan dari Presiden Jokowi agar pada 1 Juni sudah ada keputusan soal ibadah haji 2020.

“Apapun risikonya saya kembali katakan, tanggung jawab Menteri Agama dan tidak ada kaitannya dengan pemerintah. Dan saya sudah meminta maaf dengan DPR semoga hubungan ini bisa baik kembali,” kata dia.

(hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here