Melalui Bamsoet, Jokowi Ingin BPIP Dipayungi UU

0
Gelar Akademik Prahara Politisi, Habis Qomar Terbitlah Bamsoet
Ketua MPR Bambang Soesatyo

PolitikToday- Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat. Menurut Bamsoet, Jokowi ingin agar keberadaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dipayungi Undang-undang. Selama ini keberadaan BPIP baru dalam Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang BPIP.

Hal ini disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat.

“Beliau menyampaikan sangat riskan kalau lembaga yang memiliki tugas melakukan pembinaan Pancasila hanya berpayung Perpres, maka beliau ingin ini diberi payung UU,” ujar Bamsoet, Rabu (8/7).

Bamsoet mengatakan bahwa penguatan BPIP ini, sebelumnya juga disampaikan Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) dalam pertemuan awal Juli lalu. Saat itu, PBNU sepakat dengan MPR perlunya penguatan pembinaan ideologi Pancasila.

“Saya kira sejalan yang disampaikan PBNU pada kami. Tapi karena ini sepenuhnya domain pemerintah dan DPR, maka MPR tidak masuk wilayah itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bamsoet akan lakukan tugasnya untuk sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya pembinaan ideologi Pancasila. Menurutnya, Jokowi juga telah menyampaikan pesan agar Pancasila terus dijaga termasuk dalam proses sosialisasinya.

“Satu hal yang beliau pesankan dan ingatkan pada kami, bahwa bicara soal ideologi, ini adalah bicara tentang bagaimana kita menjaga Pancasila sampai kapan pun, sehingga Pancasila dalam pelaksanaannya nanti, sosialisasinya nanti, membumikannya nanti, pembinaannya nanti, tidak cukup kalau hanya diberi payung Perpres,” terang Bamsoet.

“Maka tugas kami memberi penjelasan ke rakyat karena tugas MPR seharusnya menjadi mesin pendingin, yang mendinginkan situasi, menjaga situasi politik tetap kondusif di tengah situasi yang tidak normal ini,” tambahnya.

(hz)

Baca juga  Bebas: Ratna Sarumpaet Bakalan “Counter Attack” Lawan Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here